Pengukuran ROM

PENGUKURAN ROM EKSTREMITAS SUPERIOR

ROM adalah besarnya suatu gerakan yang terjadi pada suatu sendi. Posisi awal untukmengukur semua ROM kecuali rotasi adalah posisi anatomis. Dalam menentukan ROM adatiga sistem pencatatan yang bisa digunakan yaitu yang pertama dengan sistem 0 –180 derajat,yang kedua dengan sistem 180 – 0 derajat, dan yang ketiga dengan sistem 360 derajat.Dengan sistem pencatatan 0 – 180 derajat, sendi ekstremitas atas dan bawah ada padaposisi 0 derajat untuk gerakan fleksi, ekstensi, abduksi, dan adduksi ketika tubuh dalam posisianatomis. Posisi tubuh dimana sendi ekstremitas berada pada pertengahan antara medial(internal) dan lateral (eksternal) rotasi adalah 0 derajat untuk untuk ROM rotasi. ROMdimulai pada 0 derajat dan bergerak menuju 180 derajat. Sistem pencatatan seperti ini adalahyang paling banyak digunakan di dunia. Pertama kali dirumuskan oleh Silver pada 1923 dantelah dibantu oleh banyak penulis, termasuk Cave dan roberts, Moore, American Academy ofOrthopaedic Surgeons, dan American Medical Association.Dua sistem pencatatan yang lainnya yaitu sistem 180 – 0 derajat yang diukur padaposisi anatomis, ROM dimulai dari 180 derajat dan bergerak menuju 0 derajat. Sistem 360derajat juga diukur pada posisi anatomis, gerakan fleksi dan abduksi dimulai pada 180 derajatdan bergerak menuju 0 derajat, gerakan ekstensi dan adduksi dimulai pada 180 derajat danbergerak menuju 360 derajat. Kedua sistem pencatatan tersebut lebih sulit dimengertidibandingkan sistem pencatatan 0 – 180 derajat dan juga kedua sistem pencatatan tersebutjarang digunakan.

Penuntun praktikum Proses dan Pengukuran ROM: pengukuran-rom

Program Studi Fisioterapi © 2015 Frontier Theme