|
Oleh aaa
|
|
Rabu, 05 Januari 2011 08:30 |
|
Radiologi adalah ilmu kedokteran untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi gelombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik. Pada awalnya frekuensi yang dipakai berbentuk sinar-x (x-ray) namun kemajuan teknologi modern memakai pemindaian (scanning) gelombang sangat tinggi (ultrasonic) seperti ultrasonography (USG) dan juga MRI (magnetic resonance imaging). |
|
Oleh aaa
|
|
Rabu, 05 Januari 2011 08:27 |
|
Penyakit dalam adalah cabang dan spesialisasi kedokteran yang menangani diagnosis dan penanganan organ dalam tanpa bedah pada pasien dewasa.
Untuk menjadi dokter penyakit dalam, juga disebut "internis", seorang dokter harus menyelesaikan pendidikan spesialis selama 4-5 tahun untuk mempelajari bagaimana mencegah, mendiagnosis, dan merawat penyakit yang menyerang orang dewasa. Dokter penyakit dalam di Indonesia diberi gelar SpPD.
|
|
Oleh aaa
|
|
Rabu, 05 Januari 2011 08:25 |
|
Parasitologi mempelajari parasit, inangnya, dan hubungan di antara keduanya. Sebagai salah satu bidang studi biologi, cakupan parasitologi tak ditentukan oleh organisme atau lingkungan terkait, namun dengan cara hidupnya, yang berarti bidang ini bersintesis dengan bidang lain, dan menggunakan teknik seperti biologi sel, bioinformatika, biokimia, biologi molekuler, imunologi, genetika,evolusi dan ekologi.
Salah satu bidang terbesar parasitologi, parasitologi kedokteran adalah studi sejumlah parasit yang menginfeksi manusia, yang mencakup organisme seperti:
Plasmodium spp., organisme uniseluler yang menyebabkan malaria. 4 subtipe malaria adalah Plasmodium falciparum, P. malariae, P. vivax dan P. ovale.
Leishmania donovani, organisme uniseluler yang menyebabkan leishmaniasis
organisme multiseluler seperti Schistosoma spp., Wuchereria bancrofti dan Necator americanus
Parasitologi kedokteran dapat melibatkan perkembangan obat, studi epidemiologi dan studi zoonosis.
|
|
Oleh aaa
|
|
Rabu, 05 Januari 2011 08:24 |
|
Kardiologi (berasal dari bahasa Yunani: καρδιά (kardia) yang berarti jantung) adalah cabang ilmu kedokteran yang khusus mempelajari penyakit jantung dan pembuluh darah. Kardiologi kemudian umumnya dibagi atas kelainan jantung bawaan, penyakit jantung koroner, gagal jantung, penyakit jantung valvular, aritmia dan elektrofisiologi, serta kelainan pembuluh darah atau vaskular (arteri dan vena). Dokter yang mendalami dan bekerja di lingkup penyakit jantung dan pembuluh darah disebut sebagai Kardiologist. |
|
Oleh aaa
|
|
Rabu, 05 Januari 2011 08:13 |
|
Pati resistan merupakan istilah yang digunakan dalam ilmu gizi dan ilmu pangan sebagai jenis pati yang tidak tercerna (resistan) dalam saluran sistem pencernaan manusia.[1] Pati resistan memiliki sifat fisiologis yang unik sehingga sering direkomendasikan penggunaannya dibandingkan dengan serat yang lainnya.[1] Pati resistan dapat digunakan untuk meningkatkan serat pangan dengan sedikit perubahan dari penampakan dan sifat organoleptik pangan.
Biologi manusia adalah bidang akademik interdisiplin antara biologi, antropologi fisik, ilmu gizi, dan kedokteran yang terfokus pada manusia. Ilmu ini juga terkait erat dengan biologi primata serta berbagai bidang lain. Istilah humanbiologie (Bahasa Jerman: "biologi manusia") pertama kali digunakan oleh Ernst Freiherr von Blomberg dalam bukunya "Beiträge zur Studien der Thierverwandlungen" (1891). Departemen biologi manusia didirikan pada tahun 1970 di Universitas Stanford.
|
|
Oleh aaa
|
|
Rabu, 05 Januari 2011 08:10 |
|
Psikiatri adalah suatu cabang ilmu kedokteran yang mempelajari aspek kesehatan jiwa serta pengaruhnya timbal balik terdapat fungsi-fungsi fisiologis organo-biologis tubuh manusia. Sebagai suatu cabang ilmu kedokteran, ilmu psikiatri tidaklah berdiri sendiri, melainkan selalu berkolaborasi dan segala aspeknya selalu berkaitan dengan cabang-cabang ilmu kedokteran lainnya, misalnya dengan cabang ilmu saraf (Neurologi) dan ilmu penyakit dalam (Internal Medicine).
Ilmu psikiatri dibangun atas 4 fondasi dasar, yaitu:
1.Dimensi Organo-biologis yaitu aspek pengetahuan tentang organ-organ tubuh serta fungsi fisiologis tubuh manusia khususnya yang berkaitan langsung dengan aspek kesehatan jiwa (seperti Sistem Susunan Saraf Pusat)
2.Dimensi Psiko-edukatif yaitu aspek pengetahuan tentang perkembangan psikologis manusia serta pengaruh pendidikan-pengajaran terhadap seorang manusia sejak lahir hingga lanjut usia.
3.Dimensi Sosial-Lingkungan yaitu aspek pengetahuan tentang pengaruh kondisi sosial-budaya serta kondisi lingkungan kehidupan terhadap derajat kesehatan jiwa manusia.
4.Dimensi Spiritual-Religius yaitu aspek pengetahuan tentang pengaruh taraf penghayatan dan pengamalan nilai-nilai spiritual-religius terhadap derajat kesehatan jiwa manusia.
Akhir-akhir ini di Indonesia semakin berkembang pendekatan terapi psikiatris model Kesehatan Jiwa Islami berdasarkan AlQur`an dan Hadits SAW, menggantikan metode terapi usang psikiatri sekuler-atheistik. Perkembangan mutakhir adalah suksesnya penyelenggaraan Kongres Nasional Ke-1 Kesehatan Jiwa Islam di Kota Solo bulan Juli 2006 yang lalu.
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelum 1 2 3 4 Berikut > Akhir >>
|
|
Halaman 1 dari 4 |