Histologi

cropped-histologi.jpg

DSC_1716DSC_1683

Histologi

Istilah histologi berasal dari kata greek (yunani) yaitu histos yang berarti tissu (Perancis) atau tissue (Inggris) atau jaringan (Indonesia), atau logia yang berarti Ilmu atau logos yang berarti mempelajari. Jadi histologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jaringan-jaringan yang menyusun tubuh.

Abad ke 17, ketika mikroskop baru ditemukan , dan diperkenalkan dalam mempelajari anatomi

Anatomi berasal dari anatome (greek), ana yang berarti memisahkan dan tome yang berarti potongan.

Anatomi makroskopik atau anatomi gross (gross anatomi) yang tediri dari struktur-struktur yang dapat dipelajari dengan mata biasa.

anatomi mikroskopik yang penggunaannya memerlukan alat optik.

Marcello Malphigi (1628-1694), namanya dikaitkan dengan beberapa struktur histologik misalnya badan Malphigi pada ginjal.

Robert Hooke bersama-sama dengan Malphigi mempergunakan lensa-lensa sederhana untuk mempelajari gambaran bermacam-macam struktur. Pada tahun 1665 Hooke mengamati irisan tipis sumbat botol dan menemukan bahwa jaringan tanaman terdiri atas ruangan-ruangan kecl yang dia sebut sel. Cella (latin) berarti ruangan kecil.

Leeuwenhoek (1673-1716) mengembangkan lensa-lensa yang lebih bermutu dan melaporkan penelitiannya mengenai protozoa, bakteri, otot, saraf dan lain-lain.

Bichat (1771-1802) memberi nama tissu (Perancis) dan merupakan penemu suatu konsep jaringan .

Setelah diperkenalkan mikroskop majemuk pada tahun 1830, maka riset mikroskopik meningkat. Seperti kita lihat, secara bertahap kita kenal bahwa sel adalah elemen dasar organisme hidup. Jaringan dibentuk jika sel sel yang mempunyai fungsi yang sama berkelompok bersama-sama

Dua jaringan atau lebih membentuk unit fungsional yang lebih besar disebut organ, misalnya paru-paru, hati. Selanjutnya beberapa organ dengan fungsi yang berkaitan membentuk sistem organ, misalnya sistem pernafasan yang terdiri dari hidung, farings, larings, trakhea, bronkhi dan paru-paru.

histologi sekarang mencakup juga struktur sel-sel dan pembentukan organ-organ. Karena itu histologi terdiri atas sitologi (mempelajari sel), histologi umum (mempelajari jaringan) dan dan histologi khusus (mempelajari struktur organ-organ) atau histo organologi.

Perkembangan histologi sesuai dengan kemajuan-kemajuan teknik pembuatan mikroskop dan tehnik pembuatan sediaan histologis. Oleh karena itu perlu dipelajari penggunaan berbagai macam mikroskop yang digunakan sekarang serta prinsip-prinsip dasar berbagai cara pembuatan sediaan histologis.

Jenis-jenis mikroskop :

  1. Mikroskop medan terang (Brightfield)
  2. Mikroskop Phase contrast
  3. Mikroskop polarisasi
  4. Mikroskop Darkfield (Lapangan gelap)
  5. Mikroskop interferensi
  6. Mikroskop Flouresensi
  7. Mikroskop ultraviolet
  8. Mikroskop sinar X
  9. Mikroskop Elektron
  10. Pengamatan jaringan hidup

Jaringan hidup pada umumnya sukar untuk ditangani, dan hanya berharga untuk jangka waktu yang pendek. Organisme uniseluler, beberapa sel-sel bebas dari suatu sistem organ dapat langsung dipelajari di bawah mikroskop sementara mereka masih hidup. Sel-sel bebas tidak terwarna dan struktur-strukturnya tidak memberi kontras. Hal ini dapat diatasi dengan mikroskop phase kontras. Aktifitas-aktifitas amoeboeid dan fagositosis dapat dipelajari di dalam sel-sel darah putih. Melalui tehnik kultur jaringan (Tissue cultur) dapat juga dipelajari proses mitosis, pertumbuhan dan defferensiasi dan fungsi-fungsi di dalam sel.

 

  1. Cara Transiluminasi

Beberapa dari pengamatan awal sel-sel pada organisme hidup dilakukan melalui cara transiluminasi dean mikroskopik langsung pada pembesaran rendah dari struktur yang transparan dan sangat tipis, misalnya sirip ekor katak besar atau selaput jari pada katak kecil.

  1. Metode Transparents Chamber

Metode ini dilakukan dengan menggunakan suatu ruang transparant. Contoh transplantasi sel sel tumor.

  1. Penggunaan kamera okuli anterior

Kamera okuli anterior adalah ruang yang terletak antara kornea disebelah anterior dengan iris serta lensa di sebelah posterior. Ruang ini merupakan ruang yang transparan dengan kornea yang transparan bekerja sebagai jendela. Potongan jaringan yang ditranplantasikan ke ruang anterior ini mendapat nutrisi melalui kapiler-kapiler yang tumbuh dari iris. Potongan jaringan tumbuh dalam humor aqueus suatu millieu yang fisiologis dan dapat dipelajari secara mikroskopis melalui kornea.

sumber: https://docs.google.com/presentation

Updated: August 27, 2015 — 2:29 AM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagian Histologi © 2015 Frontier Theme