|
Jalan Santai Dies Natalis Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin |
|
|
|
|
Oleh wendy
|
|
Minggu, 05 Februari 2012 22:44 |

Sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-56 Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, pada Minggu, 29 Januari 2012 diselenggarakan kegiatan Jalan Sehat bersama sebagai puncak perayaan HUT FK UNHAS setelah beberapa hari sebelumnya diselenggarakan Pertemuan Ilmiah Berkala (PIB) XVII dan Reuni Alumni FK UNHAS.
 Acara Jalan sehat ini mengitari Kampus Universitas Hasanuddin, setelah itu dilanjutkan dengan beraneka lomba seperti lomba tarik tambang, lomba joged serta donor darah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh civitas akademika dan alumni FK UNHAS. Turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut, keluarga besar bagian IK Kulit dan Kelamin FK UNHAS.
Tampak dalam gambar, para residen IKKK terlihat ceria berjalan sehat bersama... keluarga besar IKKK Adapun rute yang dilalui adala mengitari Kampus Universitas Hasanuddin.
|
|
Terakhir di perbaharui pada Rabu, 08 Februari 2012 07:56 |
|
PENILAIAN EFEKTIVITAS TERAPI INJEKSI AUTOLOGOUS PLATELET RICH PLASMA PERINEURAL TERHADAP PERBAIKAN SENSIBILITAS PASIEN NEUROPATI PERIFER KUSTA (Hasil Penelitian dr. Sukma Anjayani) |
|
|
|
|
Oleh wendy
|
|
Minggu, 05 Februari 2012 20:19 |
HASIL PENELITIAN
PENILAIAN EFEKTIVITAS TERAPI INJEKSI AUTOLOGOUS PLATELET RICH PLASMA PERINEURAL TERHADAP PERBAIKAN SENSIBILITAS PASIEN NEUROPATI PERIFER KUSTA

SUKMA ANJAYANI
PASCASARJANA KEDOKTERAN
PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS TERPADU
(COMBINED DEGREE)
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2012
BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Kusta merupakan penyakit granulomatosa kronik yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae (M. leprae), yang dapat menginvasi saraf perifer secara selektif. (Nashed, 2008) Kusta dapat menyebabkan mononeuritis multipleks sehingga terjadi gangguan pada saraf otonom, neuropati sensorik dan motorik yang akan mengakibatkan berbagai gangguan fungsional atau kecacatan. (Brycesson and Pfaltzgraff, 1990; Wilder-Smith, 1998) Gangguan sensitifitas yang terjadi dapat meningkatkan resiko terjadinya trauma dan infeksi pada penderita kusta yang pada akhirnya dapat menyebabkan timbulnya ulkus pada kaki. (Nashed, 2008) Kelemahan otot akibat kerusakan saraf, disisi lain, berperan penting dalam menyebabkan kecacatan dan mutilasi yang seringkali ditemukan pada penderita kusta. Terapi dini kerusakan saraf akan mencegah berbagai komplikasi yang mungkin timbul akibat kelainan ini. (Palande and Bowden, 1992)
Kusta merupakan penyebab neuropati perifer non traumatik terbanyak di dunia. Neuropati perifer kusta dapat menyebabkan kerusakan saraf yang besar dan bersifat ireversibel, dan menimbulkan deformitas pada tangan, kaki, dan mata serta kehilangan fungsi saraf yang permanen. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa kusta menjadi stigma sosial yang besar. (Spiering et al., 2000)
|
|
Terakhir di perbaharui pada Rabu, 08 Februari 2012 07:54 |
|
Oleh wendy
|
|
Jumat, 12 November 2010 12:00 |

|
|
Terakhir di perbaharui pada Rabu, 08 Februari 2012 07:34 |
|
AKRODERMATITIS ENTEROPATIKA (Refarat Pediatri dr. Endang Tri Wahyuni) |
|
|
|
|
Oleh wendy
|
|
Kamis, 02 Februari 2012 04:23 |
Referat
Akrodermatitis Enteropatika

Endang tri wahyuni
Pembimbing :
Dr.dr.Farida Tabri, SpKK(K)
dr. Nurelly N Waspodo,SpKK
Dr.dr. Faridha Ilyas, SpKK
dr.Dirmawati kadir, SpKK
dr. Sri rimayani, SpKK
Subdivisi Dermatologi Anak
Bagian Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin/ RSUP Wahidin sudirohusodo
Fakultas kedokteran, UNHAS
Makassar, 2012
Akrodermatitis Enteropatika
Endang tri wahyuni
Bagian Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin/RS. Wahidin Sudirohusodo
Fakultas Kedokteran UNHAS
Makassar ,2011
Pendahuluan
Akrodermatitis Enteropatika(AE) merupakan penyakit genetik autosomal resesif, yang disebabkan oleh kelainan metabolisme pada waktu kelahiran yang menyebabkan malabsorbsi dan defisiensi zink, ditandai dengan adanya erupsi kulit di ekstremitas atau disekitar orifisium yang terdapat pada tubuh, kehilangan rambut (alopesia), diare atau gangguan gastrointestinal lainnya, dan gangguan pertumbuhan. 1,2,3,4,5
Mineral merupakan elemen inorganik yang terdapat pada sekitar 3% berat badan pada saat lahir dan 4% dari berat badan orang dewasa. Mineral ini terutama terdapat pada tulang dan otot. Beberapa mineral merupakan trace element yang harus ada dalam makanan manusia.6 Zink (Zn) termasuk dalam kelompok trace element yaitu elemen-elemen yang terdapat dalam tubuh dengan jumlah yang sangat kecil dan mutlak diperlukan untuk memelihara kesehatan.7
|
|
Terakhir di perbaharui pada Rabu, 08 Februari 2012 07:52 |
|
Pembacaan Hasil Penelitian oleh dr. Adharia |
|
|
|
|
Oleh wendy
|
|
Kamis, 02 Februari 2012 04:18 |
Bertempat di ruang Pertemuan RS Pendidikan Universitas Hasanuddin lantai 4, pada tanggal 1 Februari 2012 telah dilaksanakan pembacaan hasil penelitian oleh dr. Adharia dengan judul Resitensi Griseofulvin terhadap Agen Penyebab Dermatofitosis di Makassar.
|
|
Terakhir di perbaharui pada Rabu, 08 Februari 2012 07:42 |
|
Profil Ketua Bagian Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FK UNHAS |
|
|
|
|
Oleh wendy
|
|
Jumat, 12 November 2010 14:02 |

|
|
|
|
| Nama lengkap |
: |
dr. Alwi A. Mappiasse, Sp.KK, Ph.D
|
| Tempat / tanggal lahir |
: |
Makassar, 27 Agustus 1955
|
| Alamat |
: |
Perum. Dosen UNHAS Tamalanrea BG/45, Makassar 90245
|
|
|
|
| Jabatan fungsional |
: |
Ketua Bagian Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Periode 2012 - 2015) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Agama |
: |
Islam |
| Status |
: |
Menikah |
| Isteri |
: |
dr. Miskat Rahman, SpA
|
| Anak |
: |
Almira Vega
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Terakhir di perbaharui pada Kamis, 02 Februari 2012 05:01 |
|
|