Berita terbaru

Interprofesional Education Symposium

DSC_3753 - CopyDSC_4110DSC_4037_2

Makassar, 29 -30 Oktober 2014 mengambil tempat di Grand Calrion Hotel menggelar  Symposium  Interprofesional  Education (IPE)  yang  bertema “Collaboration Towards Better Health”.
Dibuka  secara resmi dengan laporan dari Ketua panitia, dr. Aslim Taslim   dan  kata sambutan serta pemukulan gong oleh Ibu Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu,M.A. yang menyambut  gembira ,antusias dan bangga mengenai Penguatan nilai kolaborasi dan pengembangan pendidikan menuju pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Arti penting dilakukan kolaborasi interprofesional  dikarenakan pelayanan kesehatan kita semakin kompleks baik dilihat dari segi transisi demografis,penyakit menular , biaya kesehatan dan jumlah ,jenis serta distribusi tenaga kesehatan, sebagaimana diungkapkan Dr. dr. Arsitawati P. Raharjo , Executive Secretary of Health Professional   Education Quality (HPEQ)  Kolaborasi antar profesi lah solusi percepatan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.
Kerja sama antar profesi  layaknya  dokter  dengan perawat ,  dengan bidan,  fisioterapi , farmasi , kesehatan masyarakat, Gizi  , dan juga profesi hukum  merupakan paradigma baru dalam melayani kebutuhan pasien , sebagaimana disinggung oleh Prof. dr. Irawan Yusuf, Ph.D, dosen Ilmu Faal Fakultas Kedokteran, dan pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Unhas selama 2 periode .
Symposium  Interprofesional  Education (IPE) yang dirangkaikan dengan perlombaan pameran poster tentang interprofesional , untuk pertama kalinya diselenggarakan di Makassar atas kolaborasi AIDIPROKESI Cabang Sulawesi Selatan  bersama Medical Education Department (MEU) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin menghadirkan  pembicara pembicara yang kompeten dibidangnya antara lain  adalah Dr. dr. Arsitawati P. Raharjo , Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si, PhD (UGM), dr. Insi Farisa Desy Arya, M.Si (UNPAD), dr. Irwin Aras, M. Epid, M. MedEd (UNHAS), Prof. Dr. Elly Wahyudin, DEA, Apt(UNHAS), Dr. Werna Nontji, S.Kep, M.Kes (UNHAS),  dan Hj. Nur Yaqin, Med, SKM, M. Kes (UNHAS)  dan dihadiri kurang lebih  seratus (100) Peserta , dengan perbandingan fifty fifty peserta dari luar Makassar dan peserta Lokal.
Sukses dan sampai bertemu kembali  pada tanggal 21 -22 Oktober 2015 dalam acara Makassar Symposium on Interprofessional Education “ Developing Assesment in IPE” . (10RI)

Lokakarya Pengembangan Simulation Centre

DSC_3184DSC_3226DSC_3186

Mengambil tempat di Hotel Arya Duta Makassar pada tanggal 20 Oktober 2014 diadakan  Lokakarya pengembangan simulation centre di RS. Unhas.
Konsep pendidikan  klinik  simulation centre  dijelaskan oleh Dr.dr. Maisuri T.Chalid,Sp.OG(K) dalam topic  Studi Virtual Literatur ‘nya menyatakan arti pentingnya  konsep simulation centre sebagai unit pendidikan klinis yang multifungsi dan terpusat  tidak hanya sebagai perangkat rumah sakit tetapi dilengkapi  ruang kuliah, ruang diskusi/pertemuan, ruang pembelajaran audiovisual , video conference dan lainnya
Program Studi  Sarjana Pendidikan Dokter,  yang diketuai  oleh Dr. dr. Habibah Muhiddin,Sp.M  dalam membuka Lokakarya Pengembangan Simulation Centre di RS.Unhas  bertujuan untuk mepertajam ketrampilan peserta didik baik dari profesi dokter juga peserta didik non kedokteran seperti Keperawatan,Farmasi,Gizi , Fisioterapi dan lainnya.
Dihadiri oleh  kurang lebih dari Enam Puluh Peserta  yang terdiri dari para Kepala Program Studi (KPS) dan  Koordinator Pendidikan Mahasiswa (KPM)  mengikuti  materi Lokakarya yang dibawakan Lima Pemateri Lokal antara lain  Dr.dr. Maisuri T.Chalid,Sp.OG(K), dr. A.Dwi Bahagia, Ph.D,Sp.A(K) , Dr.dr.Idhar Mappangara,Sp.JP, Dr.dr.Deviana Soraya Riu,Sp.OG(K) dan  dr. Sitti Wahyuni,Ph.D. (10RI)

Basic Research Statistic Training (BRITAIN)

DSC_0160

Divisi Human Research Development (HRD) MYRC telah menyelenggarakan salah satu program kerjanya yaitu Basic Research Statistic Training atau disingkat BRITAIN, acara berlangsung selama 2 hari yakni 18-19 oktober 2014 kemarin dengan mengangkat tema “Brace your statistic skill with BRITAIN”.
Penyelenggaraan BRITAIN ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Pelatihan SPSS yang merupakan salah satu kompetensi lanjutan anggota MYRC, dengan harapan setelah pelaksanaan kegiatan ini, maka dapat meningkatkan pengetahuan anggota MYRC tentang dasar-dasar dalam uji statistik yang dapat meliputi pengolahan dan analisis data suatu hasil penelitian.
SPSS (Statistical Product for Service Solutions, dulunya Statistical Packedge for Social Sciences) merupakan program computer statistik yang mampu memproses data statistic secara cepat dan akurat. SPSS menjadi sangat popular karena memiliki bentuk pemaparan yang baik (berbentuk grafik dan table), bersifat dinamis (mudah dilakukan perubahan data dan up date analisis) serta mudah dihubungkan dengan aplikasi lain (misalnya ekspor/impor data ke/dari Excel).
Salah seorang peserta mengungkapkan bahwa pelatihan statistik kali ini sangatlah menarik karena selain mendapatkan materi tentang pengelolaan statistik juga disertai dengan simulasi langsung terhadap model kasus penelitian sehingga tentu akan lebih mudah untuk dimengerti serta mengaplikasikannya.
Kegiatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan anggota MYRC tentang dasar-dasar dalam uji statistik yang dapat meliputi pengolahan dan analisis data ini berlangsung di ruangan RKF pada hari pertama dan di gedung IPTEKS Unhas pada hari kedua. Hari pertama diisi materi review metodologi penelitian oleh Firman Hasan S.Ked dan SPSS oleh Dian Sidik Arsyad, SKM. MKM. Kemudian dilanjutkan pada hari kedua dengan pemateri yang sama atau yang akrab disapa Kak Dian Sidik dengan materi uji hipotesis dan bivariat disertai simulasi disetiap materi.
Peserta BRITAIN yang dihadiri sebanyak 60 peserta kali ini cukup antusias mengikuti jalannya acara, hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta sehingga waktu yang disediakan selama 2 haripun tidak cukup untuk menyelesaikan pelatihan ini secara tuntas.
Diakhir pemparan dan simulasi materi, pemateri juga memberikan kontak person berupa email bagi peserta yang ingin berkonsultasi lebih lanjut dan bersedia ditemui di Fakultas Kesehatan Masyarakat kapanpun jika waktu memungkinkan. Selain itu pada sambutan penutup Eksekutif Direktor MYRC, Muh. Dwi Wahyu mengucapkan terima kasih banyak kepada panitia dan peserta dari kegiatan BRITAIN kali ini dan berharap kegiatan yang sangat berguna ini dapat terus dilaksanakan serta ditingkatkan kedepannya. (RBY)

Inagurasi HUM –RC dan Simposium Internasional Tubercolosis dan Dengeu

10688304_10152432627723870_6441629579284293038_oDSC_2624DSC_2681

Bertempat di  Auditorium RSP Unhas , Lantai II pada hari Rabu, 15 Oktober 2014 diselenggarakan  Inagurasi  Hasanuuddin University Medical Research Center (HUM-RC)  dan Simposium Tubercolosis dan Dengeu  sekaligus memperkenalkan dan mempromosikan pusat penelitian kedokteran Universitas Hasanuddin.
Inagurasi yang dihadiri kurang lebih dua ratus lima puluh orang dari kalangan mahasiswa peneliti jenjang  S1, S2 dan S3 , peneliti peneliti yang bepengalaman dilingkup Universitas Hasanuddin antara lain yang turut andil  adalah Prof. dr. Irawan Yusuf,Ph.D , Sangkot Marzuki , Alex Matter, Pablo Bifani dan Pei Yong Shie yang bekerjasama dalam NHCR  (Novartis Institute Of Tropical Disease).
Sehubungan akan berakhirnya kontrak kerjasama dengan pusat penelitian   Universitas Hasanuddin dikenal dengan nama NHCR  (Novartis Institute Of Tropical Disease) maka Universitas Hasanuddin berinisiatif merubah nama menjadi  Hasanuuddin University Medical Research Center (HUM-RC) sebagai wadah yang akan meneruskan ide – ide kreatif dan inovatif daripada peneliti dilingkup Universitas Hasanuddin.
Acara yang berlangsung seharian ini , dibuka dengan kata sambutan dari Koordinator NHCR , dr. Sitti Wahyuni, Ph.D , kemudian dilanjutkan kata sambutan lainnya dari   Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Dinas Kesehatan Makassar dan  Direktur Rumah Sakit.
Setelah acara inagurasi  yang kemudian dilanjutkan dengan  Symposium Internasional Tubercolosis dan Dengeu oleh Dr. Pablo Bifani, Prof. Dr. Nasrum Massi , Dr. Sitti Wahyuni, Dr. Isra Wahid, dan Dr. Hasnawaty Saleh,  diadakan peresmian peralihan nama NHCR  (Novartis Institute Of Tropical Disease) menjadi Hasanuuddin University Medical Research Center (HUM-RC) oleh Ibu Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu,M.A.  Selamat dan Sukses (10RI)

Learning Management System Implementation Training Program Graduate Medical Education

DSC_2131DSC_2193

Makassar, Saturday, September 27, 2014 held at the Imperial Arya Duta Hotel Makassar implemented “Learning Management System Implementation Training Program (LMS)” for participants Graduate Medical Education Program (PSPD) Faculty of Medicine, University of Hasanuddin.
Why use a Learning Management System (LMS)? Head of e-Learning Division Information and Communication Technology Center University of Hasanuddin Sanusi, Mr. Baso Yusring as a single resource and guide training, certify due to time constraints, a place to meet the class schedule by Lecturers and Students of the solution taken was to establish communication readiness Video Conference Chatting models where faculty or students can communicate anytime and anywhere with this NGO facilities.
The training was opened by the Chairman Prodi Graduate Medical Education, Dr. dr. Habibah Muhiddin, Sp.M hoping to approximately fifty (50) lecturers training can maximally benefit from this lecture system LMS models.
The expected result of this training participants can enter the course material and add a team of faculty and students at the University of Hasanuddin LMS. Successful items (10RI)