Sejarah Singkat

Tanggal 28 Januari 1956, menjadi awal tonggak sejarah dunia kedokteran di Makassar dengan diresmikannya sebuah lembaga pendidikan dokter dengan nama “Fakultas Kedokteran Makassar” oleh Prof. Ir. R. Soewandi yang menjabat sebagai Menteri P dan K pada saat itu. Langkah awal ini bermula dari keinginan besar masyarakat kota Makassar untuk memiliki Fakultas Kedokteran dan adanya “Gentlement Agreement“ antara pihak Kementerian P dan K dengan Yayasan Balai Perguruan Tinggi Sawerigading mengenai pendirian sebuah Universitas Negeri di Makassar.

Departemen Patologi Klinik FK Unhas berdiri pada tahun 1959 dipimpin oleh Prof. Dr. R. Ganda Subrata dari Universitas Indonesia sebagai Kepala Departemen hingga tahun 1962. Awal berdirinya Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin sebagian besar tenaga pengajar didatangkan dari luar Makassar. Pada tahun 1961, Jenderal Yusuf bersama dr. Ma’ruf berangkat ke Jawa untuk mencari dokter yang dapat diajak untuk membangun dan mengembangkan Fakultas Kedokteran di Makassar, salah satunya adalah dr. Hardjoeno yang baru menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Gajah Mada. Beliau diminta untuk menjadi staf dan merintis pengembangan Departemen Patologi Klinik di Unhas mulai dari Tahun 1962.

Program Studi Ilmu Patologi Klinik dimulai dengan lulusan pertama dr. Hardjoeno, Sp.PK pada tahun 1978, lalu beliau melanjutkan pendidikan spesialis Hematologi di Rijks Universiteit Gronigen Belanda. Lulusan selanjutnya adalah dr. Bing Wijaya,Sp.PK, dr. Chaeruddin Lakare,Sp.PK, dr. Milyanir Chatar,Sp.PK, dr. Ibrahim Abd. Samad, Sp.PK, dan dr. Ruland DN Pakasi, Sp.PK.

Pendidikan Program Studi Ilmu Patologi Klinik mulai terstruktur pada tahun 1985, dr. Hardjoeno, Sp.PK (K) sebagai Kepala Bagian dan dr. Bing Wijaya Sp.PK sebagai Ketua Program Studi dan mulai menerima residen yang menghasilkan Dokter Spesialis Patologi Klinik yang berkompeten.

Bagian Patologi Klinik © 2016 Frontier Theme