Month: November 2016

Visi Dan Misi Himafisio FK-UH

lamban-hima

Visi

Himafisio FK-UH dibentuk untuk membantu merealisasikan tujuan Pendidikan Nasional dan mewujudkan Tri Darma Perguruan Tinggi.

Misi

  1. Membentuk mahasiswa Fisioterapi FK-UH untuk menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha
  2. Membentuk mahasiswa Fisioterapi FK-UH yang bertanggung jawab kepada diri sendiri, masyarakat, bangsa dan
  3. Menanamkan rasa cinta terhadap almamater dan Himafisio FK-UH.
  4. Memperdalam dan meningkatkan sisi keilmuan, teknologi, dan keterampilan mahasiswa Fisioterapi FK-UH.
  5. Membimbing dan membina mahasiswa Fisioterapi FK-UH guna mempersiapkan diri melaksanakan fungsi dan perannya sebagai fisioterapis yang profesional.
  6. Mempererat persaudaraan dan memupuk kerja sama di antara mahasiswa Fisioterapi FK-UH dan seluruh civitas akademika Universitas

 …

Sejarah Terbentuknya Himafisio FK-UH

Organisasi dibutuhkan untuk menyatukan berbagai macam orang yang mempunyai visi dan misi yang sama. Karena ingin membangun sebuah organisasi yang dapat menyatukan seluruh warga civitas fisioterapi unhas itulah maka pada tanggal 11 April 2009 Himpunan Mahasiswa Fisioterapi didirikan. Setelah melalui proses dan perdebatan yang panjang akhirnya Himafisio dapat terbentuk dengan dipimpin oleh Asdar Fajrin untuk 2 tahun kepengurusan antara 2009-2011. Dalam pembentukan Himafisio ini juga dibentuk sekelompok Dewan Penasehat Organisasi yang akan membimbing para pengurus harian dalam menjalankan tugasnya sehari-hari.

untitled

Pada hari itu juga dirumuskan sejumlah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang akan menjadi pedoman selama kepengurusan Himafisio ini. Hari yang bersejarah ini penting untuk diingat karena dengan terbentuknya Himafisio ini maka pintu bagi mahasiswa Fisioterapi yang ingin menjadi bagian dari BEM Fakultas Kedokteran semakin terbuka lebar. Dengan terbentuknya Himpunan ini diharapkan antara sesama mahasiswa Fisioterapi Fakultas Kedokteran Unhas dapat mempererat tali persaudaraan dan memperkuat semangat untuk terus bekerjja sama membangun Jurusan Fisioterapi di masa depan. Ini nih, foto-foto mereka yang pertama mengukir sejarah dalam kepengurusan Himpunan ini.

 

 …

Workshop Penyusunan Modul CSL 2016

Modul Clinical Skill Laboratory (CSL) merupakan suatu unsur paling penting dalam proses melaksanakan praktek suatu matakuliah di Prodi Fisioterapi Unhas. Modul CSL dipakai sebagai pedoman yang dapat menuntun dan menilai kemampuan mahasiswa untuk melakukan suatu praktikum. Selain itu, modul CSL sangat membantu para fasilitator praktisi dalam menguraikan langkah-langkah dalam suatu praktek yang dibawakan dalam satu pertemuan.

workshop-penyusunan-modul-csl-2016-1

Program studi Fisioterapi Unhas melalui Program Peningkatan Kapasitas Program Studi (PPKPS) yang didanai oleh BOPTN tahun 2016 telah menyelenggarakan Workshop Penyusunan Modul CSL. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Grand Town, Makassar pada tanggal 21-22 Oktober 2016 yang diikuti sekitar 35 orang dosen fisioterapi, baik dari golongan dosen tetap maupun dosen luar biasa. Adapun tujuan dari workshop ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pentingnya modul CSL guna kelancaran proses tutorial dan praktek dan meningkatkan kemampuan staff pendidik fisioterapi dalam membuat modul CSL yang berkualitas. Dari kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan sekitar delapan puluh modul CSL di Fisioterapi Unhas.

workshop-penyusunan-modul-csl-2016-6

Workshop Publikasi Ilmiah Fisioterapi Unhas 2016

Publikasi ilmiah merupakan suatu unsur paling penting dalam memantau kualitas penelitian seorang dosen dalam mengajar di suatu perguruan tinggi. Publikasi ilmiah merupakan suatu proses yang telah melalui kegiatan penyusunan proposal, proses penelitian, pelaporan hasil, hingga pembuatan artikel atau jurnal. Selain itu, publikasi ilmiah bermanfaat sebagai pemberi informasi terkini dan terbarukan tentang suatu topik penelitian.

20161105_090803

 

Membuat karya ilmiah atau jurnal merupakan salah satu bagian dari tugas dosen yang berkecimpung di dunia penelitian untuk mengembangkan tridarma perguruan tinggi. Pembuatan suatu artikel ilmiah membutuhkan sejumlah langkah, seperti perancangan abstrak, latar belakang, tujuan dan manfaat, metode penelitian, hasil dan pembahasan, kesimpulan dan implikasi penelitian, serta waktu yang perlu digunakan secara efektif dan efisien. Lebih lanjut, publikasi ilmiah membutuhkan suatu situs resmi secara internasional yang dapat menunjang kualitas suatu jurnal yang telah disusun lalu dievaluasi oleh reviewer yang ahli dalam bidang penelitian tertentu.

20161105_091021

Program studi Fisioterapi Unhas melalui Program Peningkatan Kapasitas Program Studi (PPKPS) yang didanai oleh BOPTN tahun 2016 telah menyelenggarakan Workshop Publikasi Ilmiah. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Remcy Makassar pada tanggal 5 November 2016 yang diikuti sekitar 40 orang dosen fisioterapi, baik dari golongan dosen tetap maupun dosen luar biasa. Adapun tujuan dari workshop ini adalah untuk meningkatkan pemahaman penting suatu publikasi hasil penelitian guna kelancaran menunjang kualitas seorang dosen sebagai peneliti.…

Program Studi Fisioterapi © 2015 Frontier Theme