Seminar Bedah Kasus Consultation-Liaison Psychiatry (CLP), 22 Juli 2018

Departemen Psikiatri FK UNHAS bekerjasama dengan PDSKJI Cabang Makassar menyelenggarakan  Seminar Bedah Kasus Consultation-Liaison Psychiatry (CLP) dari Berbagai Bidang Spesialisasi Kedokteran dengan tema “Bridging the Gap Between Mental Disorders and Physical Diseases” di Auditorium RS.Unhas, Minggu (22/7/2018), pukul 08.00-17.00 WITA. Seminar ini merupakan kegiatan rutin Departemen Psikiatri FK UNHAS.

Opening Speech dan sambutan acara Seminar Bedah Kasus CLP disampaikan oleh Ketua PDSKJI Cab.Makassar dr.Hawaidah,Sp.KJ(K), Ketua Departemen Psikiatri FK UNHAS Prof. dr.A.J.Tanra ,Ph.D.Sp.KJ(K), Direktur Utama RS UNHAS Dr.dr. Syafri Kamsul Arif,Sp.An, KIC-KAKV, dan Dekan Fakultas Kedokteran UNHAS Prof dr.Budu,Ph.D,Sp.M(K),M.Med.Ed yang sekaligus membuka acara.

Seminar ini dibagi dalam 2 sesi. Seminar Sesi I. Di moderatori oleh Dr.dr.Saidah Syamsuddin, Sp.KJ. Hadir sebagai pengantar CLP Prof.dr.A.J. Tanra, Sp.KJ(K), pembicara CLP bidang Ilmu Penyakit Dalam dr.Wasis Udaya, Sp.PD,K-Ger, bidang Neurologi dr. Muh. Iqbal Basri, M.Kes, Sp.S, bidang Bedah Onkologi dr. Salman Ardi Syamsu, Sp.B(K)Onk dan Materi Etik dan Patient Safety dari IDI wilayah Sulawesi Selatan dr.Cahyono Kaelan, M.Sc, Ph.D, Sp.PA, Sp.S(K).

Seminar Sesi II. Moderator oleh  dr.Andi Suheyra Syauki,M.Kes,Sp.KJ dengan pengantar CLP Dr.dr.Sonny Teddy Lisal, Sp.KJ dan pembicara bidang Kardiologi dr.Andi Alief Utama Armyn,Sp.JP-FIHA, bidang ObsGyn Dr.dr.Andi Mardiah Tahir, Sp.OG(K) dan bidang Anestesiologi & Manajemen Nyeri dr. Nur Surya Wirawan,Sp.An-KMN.

Ketua Panitia Seminar CLP dr.Andi Suheyra Syauki,M.Kes,Sp.KJ mengemukakan “Seminar ini sebagai upaya menciptakan komunikasi antara berbagai bidang ilmu kedokteran secara umum dan psikiatri secara khusus. Case finding (penemuan kasus) merupakan pintu utama untuk menjalankan Liaison Psikiatri yang bertanggung jawab terhadap deteksi dini & pencegahan  potensi maupun gangguan psikiatri dalam masyarakat maupun pasien yang berobat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*