IMEC

INTERNAL MEDICINE EMERGENCY COURSE


Pada dasarnya pelatihan kegawatdaruratan merupakan salah satu upaya pelayanan kesehatan untuk dikembangkan meningkatkan upaya penanggulangan penderita gawat darurat baik dalam keadaan sehari-hari maupun dalam keadaan bencana. Keadaan gawat darurat bisa terjadi kapan saja, siapa saja dan dimana saja. Kondisi ini menuntut kesiapan petugas kesehatan untuk mengantisipasi kejadian tersebut

Seorang dokter umum harus dituntut untuk mampu mengenal dan mengetahui secara dini suatu kasus kegawatdaruratan dokter mampu membuat diagnosis klinis dan memberikan terapi pendahiluan pada keadaan gawat darurat demi menyelamatkan nyawa atau mencegah keparahan dan / atau kecacatan pada pasien.

Saat bekerja di intstalasi gawat darurat, ditemukan kasus kegawatan bagian penyakit dalam menempati porsi yang banyak pada setiap shift jaga.  Akhir akhir ini ada kecendrungan untuk segera melakukan konsultasi atau melakukan perujukan bila didapatkan kasus kegawaatan penyakit dalam. Hal ini akan  menurunkan kemampuan ketrampilan motorik dan juga kognitif seorang dokter umum terhadap kasus kegawatan penyakit dalam.

Berdasarkan hal tersebut Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran UNHAS bekerja sama dengan Perhimpunan  Dokter Spesialis Penyakit Dalam Cabang Makassar menyelenggarakan KURSUS DAN PELATIHAN KEGAWATDARURATAN BIDANG ILMU PENYAKIT DALAM dua kali tiap tahunnya.

    • Peserta akan diberikan materi khusus terutama penanggulangan kegawat daruratan di bidang ilmu penyakit dalam. Salah satu yang dipelajari adalah gangguan irama jantung, pendarahan saluran cerna, gagal ginjal akut, krisis hiperglekemi dan lainnya dan di hari terakhir, akan dilaksanakan praktek,  Untuk pasien gawat, ada alat khusus yang harus dipasang untuk memonitor keadaan pasien, dan ini perlu latihan karena tanpa keterampilan kita tidak bisa berbuat untuk masyarakat.

    • Rencana workshop untuk para Dokter yang akan membahas cara praktis penegakan diagnosis dan penanganan kegawatan pada Bagian Penyakit Dalam. Peserta Workshop Pelatihan diharapkan diikuti oleh Dokter Umum di area Indonesia Timur di mana peserta dibatasi maksimum 40 orang

 

Translate »