Dokter Hewan Unhas : Selama Ini Masyarakat Salah dalam Menangani Rabies


Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Sulawesi Selatan bersama dokter hewan program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) Unhas dan Komunitas Pecinta Kucing Kampung Makassar merayakan World Rabies Day. Foto: Madeline Yudith/Identitas.

Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Sulawesi Selatan bersama dokter hewan program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) Unhas dan Komunitas Pecinta Kucing Kampung Makassar merayakan World Rabies Day.

Kegiatan itu dirangkaikan dengan bakti sosial bertema “Share The Message, Save a Life” di Klinik Hewan Pendidikan Unhas Jalan Sunu, Kompleks Unhas (samping Al-Markaz), Sabtu-Minggu (29-30/9). Bakti Sosial kali ini berupa pemberian vaksin gratis bagi kucing dan anjing juga pelaksanaan operasi kastrasi bersamaan dengan talkshow “Manajemen Kesehatan Hewan”.

Koordinator Tim Kegiatan Bakti Sosial, Drh Muhammad Farid, menegaskan bahwa selama ini penanganan masyarakat pada gigitan hewan rabies salah.

Pasalnya, ketika digigit, masyarakat yang tidak paham hanya melilit bekas luka gigitan baik di tangan maupun kaki dengan kain seadanya. Bahkan, ada beberapa masyarakat pergi menemui dukun ketika luka gigitan hewan rabies semakin parah.

Menurut dokter muda ini, penanganan yang benar ialah dengan mencuci bekas luka di bawah air mengalir menggunakan sabun, kemudian diberikan antiseptik, selanjutnya dibawa ke puskesmas terdekat.

“Rabies ini merupakan virus yang menyerang saraf, bukan aliran darah,”kata Farid.

Lebih lanjut, ia mengatakan, semakin dekat lokasi gigitan dengan pusat saraf yakni otak, maka semakin berbahaya pula jika tidak ditindak dengan segera.

Rabies, sampai saat ini belum memiliki obat yang berguna untuk menyembuhkan. Hewan-hewan yang terjangkit rabies memiliki harapan hidup sangat rendah, dan satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah mengkarantina hewan tersebut agar tidak menulari hewan lain.

“Kita hanya melakukan tindakan pencegahan, pemberian vaksin pada manusia dan hewan.”, tutup Farid.

Updated: June 13, 2021 — 12:25 pm