Peringati Hari Rabies Sedunia, Dokter Hewan Unhas Lakukan Bakti Sosial

Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Sulawesi Selatan bersama dokter hewan program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) Unhas dan Komunitas Pecinta Kucing Kampung Makassar merayakan hari rabies sedunia. Foto: Madeline Yudith/Identitas.

Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Sulawesi Selatan bersama dokter hewan program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) Unhas dan Komunitas Pecinta Kucing Kampung Makassar merayakan hari rabies sedunia. Perayaan itu dirangkaikan dengan bakti sosial bertema “Share The Message, Save a Life” di Klinik Hewan Pendidikan Unhas Jalan Sunu, Kompleks Unhas (samping Al-Markaz), Sabtu-Minggu (29-30/9).

Perayaan tahun ini berbeda dengan perayaan tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu hanya  dirayakan dengan bakti sosial pemberian vaksin gratis, kini dirayakan dengan melakukan operasi kastrasi (pengangkatan testis hewan).

Bakti sosial yang diketuai Drh Waode Santa Monica, M Si ini, mengerahkan 40 dokter hewan yang baru saja lulus dan 24 dokter co-assistant untuk memberi vaksin serta melakukan operasi kastrasi. Selain itu, ada pula talkshow dengan tema “Manajemen Kesehatan Hewan”.

Pada hari pertama bakti sosial, dilakukan pemberian vaksin gratis bagi kucing dan anjing. Sebanyak 50 pemilik kucing maupun anjing datang untuk menerima vaksin bagi hewan peliharaannya itu. Namun, hanya 40 hewan yang memenuhi syarat untuk menerima vaksin.

Selanjutnya, di hari kedua, dokter hewan Unhas bekerja sama dengan Komunitas Pecinta Kucing Kampung Makassar melaksanakan operasi kastrasi dan sterilisasi pada 30 kucing jantan kampung. Hal itu bertujuan menekan jumlah populasi juga memberikan harapan hidup lebih baik bagi kucing kampung di Makassar.

Operasi ini dimulai pada pukul 10.00 wita bersamaan dengan talkshow yang dibawakan oleh Drh Anitawati Umar, Drh Sry Wahyuni, dan Drh Janne Lorens.

Talkshow yang membicarakan bagaimana merawat hewan peliharaan seperti kucing dan anjing dengan baik dan benar ini, dibuka Ketua PDHI Cab. Sulawesi Selatan, Drh A Agung P Joni Wahyuda, M Si. Dalam sambutannya, Agung mengatakan pentingnya pemberian vaksin pada hewan untuk mencegah penularan rabies.

“Rabies itu tidak ada obatnya, makanya dunia konsen dengan rabies ini, sampai-sampai ada hari World Rabies Day,”ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Koordinator  Tim Kegiatan Bakti Sosial, Drh Muhammad Farid, mengharapkan agar masyarakat lebih paham dan sadar betapa berbahayanya penyakit rabies pada hewan, baik penularan ke sesama hewan, maupun ke manusia.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat Makassar tentang pentingnya vaksinasi rabies kepada hewan kucing dan anjing liar, juga bahaya penyakit rabies dari hewan ke manusia. Setiap 15 menit di dunia ada satu kematian dikarenakan rabies,”tutup Farid.

Selain untuk mengedukasi masyarakat, bakti sosial ini sekaligus ingin mengampanyekan program pemerintah Indonesia bebas rabies 2020.

Madeline Yudith

Updated: March 23, 2019 — 6:04 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *