Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran

Visi

Pada visi Universitas Hasanuddin yaitu: Pusat Unggulan Dalam Pengembangan Insani, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Seni dan Budaya Berbasis Benua Maritim Indonesia. Selain itu visi Fakultas Kedokteran Unhas yaitu menjadi mewujudkan lulusan pengabdi yang humanis dari sistem pendidikan (digital) bereputasi pada tahun 2030. Sehingga visi Program Studi Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dirumuskan lebih lanjut dengan mengacu kepada visi institusi yaitu: menjadi program studi kedokteran hewan bereputasi yang menghasilkan dokter hewan humanis dan berbasis benua maritim Indonesia (BMI) dan potensi lokal.

Visi tersebut mengandung makna bahwa Program Studi Kedokteran Hewan sebagai penyelenggara pendidikan tinggi yang unggul dan berperan dalam menumbuhkembangkan kadar intelektual, emosional dan spiritual sebagai pembelajar mandiri, mengaktualisasikan nilai-nilai kehidupan masyarakat, dan menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, sosial dan budaya (IPTEKSOSBUD) khususnya di bidang kedokteran hewan. Visi Program Studi tersebut sejalan dengan visi Fakultas Kedokteran serta sejalan dengan motto dari Kedokteran Hewan yaitu Manusya Mriga Satwa Sewaka, yaitu mensejahterakan manusia melalui kesehatan hewan dapat memenuhi visi tersebut, karena bidang kedokteran hewan sangat terkait dengan kedokteran manusia. Selain itu visi Program Studi yang berbasis benua maritim dan potensi lokal sangat sejalan dengan visi utama Unhas yang menjadi Pusat Unggulan Dalam Pengembangan Insani, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Seni dan Budaya Berbasis Benua Maritim Indonesia. Sesuai dengan visi tersebut, Kedokteran hewan Unhas memiliki keunggulan dalam kesehatan satwa akuatik dan satwa endemik lokal. Selain itu sesuai dengan visi dari fakultas Kedokteran yaitu mewujudkan pendidikan kedokteran hewan yang unggul dengan sistem pendidikan berbasis digital dan menghasilkan dokter hewan yang memiliki jiwa humanis dan memperhatikan kesejahteraan hewan dalam rangka mewujudkan manusya mriga satwa sewaka. Filosofi visi Universitas Hasanuddin tentang Benua Maritim Indonesia mengandung makna Indonesia sebagai satu kesatuan alamiah antara darat, laut, dan dirgantara di atasnya, tertata secara unik yang menampilkan ciri-ciri benua dengan karakteristik yang khas iklim dan cuaca (klimatologi dan meteorologi), keadaan airnya (oseanografi), tatanan kerak bumi (geologi), keragaman biota (biologi), serta tatanan sosial budayanya (antropologi), yang menjadi wilayah yurisdiksi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keseluruhan aspek secara langsung maupun tidak, akan menggugah emosi, perilaku, dan sikap mental dalam menentukan orientasi dan pemanfaatan unsur-unsur maritim di semua aspek kehidupan.

Dari visi utama Program Studi tersebut menghasilkan dokter hewan yang kompeten berbasis benua maritim dengan keunggulan di bidang satwa akuatik dan satwa endemik lokal. Dokter hewan yang dihasilkan sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan oleh Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Hewan Indonesia (AFKHI) serta sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan dalam Day One Graduate Competencies oleh OIE dengan ciri khas bidang kesehatan satwa akuatik, menjadi pusat excellent bidang satwa akuatik dengan meningkatkan pusat penelitian terkait satwa akuatik dan endemik lokal.

Indikator keunggulan visi Program Studi Kedokteran Hewan FK Unhas adalah sebagai berikut:

  1. Program Studi Kedokteran Hewan mengembangkan pembelajaran yang mengikuti perkembangan mutakhir keilmuan kedokteran hewan dan kemajuan teknologi, dengan bertumpu pada budaya nasional, mengakar pada budaya lokal, melalui pendekatan experiential learning.
  2. Program Studi Kedokteran Hewan meningkatkan jumlah dan kualitas penelitian serta menjadi arah rujukan dalam penelitian terkait kesehatan satwa akuatik dan endemik lokal yang sesuai dengan masyarakat Benua Maritim Indonesia yang multikultural.

Visi tersebut realistik untuk dicapai karena:

  1. Program Studi Kedokteran Hewan berada dalam komunitas akademik yang berorientasi pada pengembangan masyarakat Benua Maritim Indonesia.
  2. Program Studi Kedokteran Hewan berada di bawah naungan UNHAS yang merupakan institusi Pendidikan yang menjadi salah satu pusat rujukan di Indonesia.

Misi

  1. Misi Program Studi Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin ditetapkan selaras dengan visi program studi dengan misi Fakultas Kedokteran dan Universitas Hasanuddin akan dicapai pada tahun 2025 yaitu:
    Menyelenggarakan strata akademik dan profesi bidang kedokteran hewan dengan menghasilkan dokter hewan yang mempunyai kompetensi bidang kedokteran hewan yang berkualitas yang berbasis benua maritim Indonesia dan potensi lokal.
  2. Menyelenggarakan penelitian di bidang kedokteran hewan yang inovatif, kreatif dan implementatif.
  3. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat dalam bidang kedokteran hewan berbasis pemecahan masalah yang ada di masyarakat.
  4. Berperan aktif dalam program One health
    Misi ini sejalan dengan misi Fakultas Kedokteran dan Unhas yaitu telah mencerminkan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berbasis benua maritim dan potensi lokal.

Tujuan

Tujuan Umum:
Menggunakan format kurikulum yang berorientasi pada tuntutan perkembangan masyarakat dan pekerjaan dalam arti pendalaman kemampuan dalam bidang kedokteran hewan dan memiliki kompetensi dokter hewan maka Program PSKH dan PPDH FK Unhas Makassar, secara umum diharapkan menghasilkan tenaga-tenaga dokter hewan pada jenjang profesi yang memiliki:

  1. Wawasan etika veteriner dan pemahaman terhadap hakekat sumpah dan kode etik profesi serta acuan dasar profesi kedokteran hewan;
  2. Wawasan di bidang sistem kesehatan hewan nasional dan legislasi veteriner;
  3. Keterampilan melakukan tindakan medis yang lege-artis;
  4. Keterampilan dalam menangani sejumlah penyakit pada hewan besar, hewan kecil, unggas, hewan eksotik, satwa liar, satwa aquatik dan hewan laboratorium;
  5. Keterampilan dalam melakukan: (a) diagnostik klinik, laboratorik, patologik, dan epidemiologik penyakit hewan; (b) penyusunan nutrisi untuk kesehatan dan gangguan medik; (c) pemeriksaan antemortem dan postmortem; (d) pemeriksaan kebuntingan, penanganan gangguan reproduksi dan aplikasi teknologi reproduksi; (e) pengawasan keamanan dan mutu produk hewan; (f) pengawasan dan pengendalian mutu obat hewan dan bahan-bahan biologik, termasuk pemakaian dan peredarannya; (g) pengukuran (assesment) dan penyeliaan kesejahteraan hewan;
  6. Keterampilan dalam komunikasi profesional (professional communication/ dialogue);
  7. Kemampuan manajemen pengendalian dan penanggulangan penyakit strategis dan zoonosis, keamanan hayati (biosecurity-biosafety), serta pengendalian lingkungan;
  8. Kemampuan dalam ”transaksi therapeutik”, melakukan anamnese, rekam medik, persetujuan tindakan medik (informed consent), penulisan resep, surat keterangan dokter, dan edukasi klien; serta
  9. Dasar-dasar pengetahuan analisis resiko, analisis ekonomi veteriner dan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship).

Tujuan Khusus:
Secara khusus lulusan program PSKH dan PPDH FK Unhas Makassar, diharapkan memiliki:

  1. Wawasan akademik yang luas dan professional di bidang kedokteran hewan sesuai dengan tuntutan perkemangan jaman.
  2. Keterampilan menerapkan ilmu yang dimilikinya dalam membina dan mengaplikasikan bidang kedokteran hewan di berbagai bidang yang membutuhkannya.
  3. Kemandirian (Self-reliance) dengan kemampuan wirausaha (entrepreneurship) yang berbasis ilmu kedokteran hewan.
  4. Kemampuan untuk dapat melanjutkan pendidikan pada program spesialis (Sp), Magister (S2) dan Doktor (S3) di bidang kedokteran hewan.

Sasaran

Sasaran Program PSKH dan PPDH FK Unhas adalah menghasilkan dokter hewan (drh) yang berkualitas dan mampu memberikan pelayanan kesehatan hewan berdasarkan kompetensi veteriner yang unggul dalam riset biomedik, klinik dan kesehatan masyarakat veteriner yang memiliki ciri kebaharian dan potensi lokal.
Pencapaian sasaran ditempuh melalui strategi sebagai berikut:

  1. Sistem pembelajaran berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan jumlah SKS 153 untuk program akademik dan jumlah SKS 37 untuk program profesi. Sasaran ini akan dicapai dengan melakukan penyegaran terhadap tenaga pendidik, penugasan dan pendampingan, sistem reward dan punishment terhadap kinerja dosen.
  2. Penyesuaian kurikulum pendidikan dengan kebutuhan dunia kedokteran hewan khususnya One Health
  3. Meningkatkan mutu sarana, prasarana, dan teknologi serta mewujudkan atmosfer akademik yang kondusif dan bermanfaat bagi masyarakat.
  4. Memupuk dan mengembangkan kerjasama dengan sektor eksternal seperti pemerintah, perguruan tinggi lain, dunia usaha, industri dan lembaga-lembaga iptek lainnya.