AGUSTUS

Yuk baca MY Moment Edisi Agustus disini sekarang!!

MINISO (MINI SYMPOSIUM) 2

MINISO 2 (Mini Symposium 2) merupakan salah satu kegiatan dari My Routine yang dilaksanakan dalam bentuk sesi pembawaan materi oleh para narasumber yang bertemakan tentang “Stunting” dan diikuti dengan sesi tanya jawab bersama audience terpilih dengan membahas isu-isu terkini atau menjadi fokusan dalam dunia kesehatan ini. Pemberian materi ini bertujuan untuk menambah pengetahuan mengenai dunia penelitian dan topik penelitian, hasil penelitian, maupun isu-isu penelitian terkini terutama di bidang kesehatan. Mini Symposium 2 ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 Juli 2022. Mulai pukul 13.00 wita – selesai melalui zoom meeting. Kegiatan ini di ikuti oleh mahasiswa program studi pendidikan dokter fakultas kedokteran Universitas Hasanuddin dan masyarakat umum. Adapun narasumbernya yaitu DR.dr.Aidah Juliaty A.Baso,Sp.A(K),Sp.GK tentang “Cegah dan Kenali Stunting”.

Did you know?

Monkeypox

Cacar monyet sedang mewabah di dunia. Waspadai dan kenali gejalanya!

Monkeypox merupakan infeksi langka yang umumnya ditemukan di Afrika Barat/Tengah dan kasusnya meningkat secara global. Gejala monkeypox meliputi demam, sakit kepal, nyeri otot dan tulang belakang, sakit tenggorokan panas dingin, hidung mampet, dan batuk. Penyakit ini dimulai dengan ruam yaitu jerawat atau lepuh pada wajah, dalam mulut, tangan kaki, dada, alatkelamin, dan anus. Proses terbentuknya ruam meliputi :

  1. Bintik-bintik yang menonjol
  2. Benjolan pecah
  3. Lepuh berisi cairan
  4. Koreng kemudian rontok

Jika mengalami gejala menandakan seseorang sedang infeksius dan gejala akan menghilang setelah 2-4 minggu. Monkeypox tidak selalu dari monyet. Sumber penyakit tidak diketahui. Namun, monyet dan tikus dapat menyimpan dan menularkan virus. Virus penyebab monkeypox se-famili dengan virus variola, yakni virus penyebab smallpox dan gejalanya pun mirip. Karena kemiripan genetik, vaksin untuk smallpox dapat mencegah infeksi monkeypox, yaitu vaksin JYNNEOS dan ACAM2000. Ruam pada monkeypox mirip dengan ruam pada cacar air. Akan tetapi, pada monkeypox terdapat limfadenopati, demam pre-erupsi, dan maturasi lesi kulit lebih lambat. Monkeypox dapat tertular melalui kontak dengan pakaian, tempat tidur, barang dan kontak berkepanjangan degan penderita cacar monyet.

Sumber :

CONGRATULATION!!!

MEDSMOTION 2022

UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

🥉CABANG ESSAI ILMIAH

👨🏻‍⚕️Muh. Azka Al Atsari (MYRC-19-1300)

🥇CABANG POSTER PUBLIC

👨🏻‍⚕️Muh. Diazulhaz K (MYRC-19-1301)

👩🏻‍⚕️Indira Putri D (MYRC-19-1284)

👨🏻‍⚕️Ismail (MYRC-19-1287)

🥈CABANG LITERATURE REVIEW

👩🏻‍⚕️Indira Putri D (MYRC-19-1284)

👨🏻‍⚕️Christian Sipija (MYRC-19-1264)

👩🏻‍⚕️Lidia Jamal (MYRC-19-1291)

🥉CABANG POSTER PUBLIC

👩🏻‍⚕️Mita Elvira Chandra (MYRC-19-1294)

👩🏻‍⚕️Jessica Ho (MYRC-19-1288)

👩🏻‍⚕️Viola Kontessa (MYRC-19-1347)

Keluarga besar Medical Youth Research Club mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang MEDSMOTION 2022! Semoga dapat menjadi motivasi bagi teman-teman yang lain untuk berkarya dan mengukir prestasi🙌

#ResearchIsFun

Nama Lengkap

Apakah MY MOMENT ini menambah pengetahuan anda mengenai MYRC?

Angkatan MYRC (Jika Anggota)

Feedback