SOSIALITA

Program kerja dari suatu organisasi yang memiliki banyak tujuan dan fungsi, mulai dari menunjang operasional organisasi hingga memberikan wadah dan fasilitas bagi anggota untuk berproses dalam mengembangkan diri, baik dari aspek keorganisasian maupun keilmuan. Oleh sebab itu, program kerja yang telah dibuat dan disusun perlu untuk disosialisasikan melalui kegiatan sosialisasi anggota (Sosialita), dimana sosialisasi anggota (sosialita) dilaksanakan pada Sabtu, 26 Maret 2022 bertempat di zoom meeting yang diikuti oleh seluruh anggota MYRC angkatan 18 dan 19 dengan tujuan untuk mensosialisasikan seluruh program kerja MYRC periode 2022 kepada anggota MYRC.

undraw_pie_graph_x9dy.png

MY GOLDNESS: READY TO PIMNAS

Pada Sabtu, 26 Februari 2022, MYRC bekerja sama dengan POKJA PKM FK Unhas melaksanakan sesi Question and Answer (QnA) bagi tim PKM yang diketuai oleh mahasiswa dari Fakultas Kedokteran melalui zoom meeting. Kegiatan ini dapat dihadiri oleh semua ketua, anggota, serta dosen pendamping dari tim yang mendapatkan PIN di Fakultas Kedokteran Unhas. Dalam kegiatan ini, peserta melakukan revisi proposal dan melihat sejauh mana kesiapan anggota tim serta dosen pembimbing untuk mengunggah proposal ke akun Simbelmawa masing-masing. Selain itu, kegiatan ini memberi kesempakan bagi tim POKJA PKM FK Unhas dan MYRC untuk melakukan monitoring terhadap tim yang mendapatkan PIN untuk mengunggah proposalnya.

Journal Reading

The Importance of Journal Reading and How To Do It

Ilmu di dunia kedokteran terus berkembang dengan adanya penelitian. Sehingga banyak literatur medis dan jurnal ilmiah yang dirilis setiap tahunnya, sedangkan dari banyak penelitian tersebut harus kita pilah yang dapat digunakan dalam meningkatkan ilmu pengetahuan yang kita miliki. Hal ini membuat pembaca menjadi kesulitan dalam membaca dan mencari informasi yang relevan. Literatur maupun jurnal medis yang tersedia di internet, saat ini bertujuan untuk memberikan informasi medis yang akurat serta tidak bias yang didukung oleh bukti ilmiah yang akurat sehingga dapat membantu pemahaman kita sebagai tenaga paramedis dan mahasiswa kedokteran. Namun, hingga saat ini masih banyak di kalangan mahasiswa kedokteran yang belum memahami bagaimana critical appraisal terhadap suatu jurnal atau literatur sehingga informasi yang didapatkan terkadang bukan merupakan informasi yang kritis dan relevan. Oleh karena itu, diadakan Journal Reading yang merupakan salah satu kegiatan dari MY ROUTINE yang dilaksanakan dalam bentuk pemberian materi oleh pemateri tentang cara membaca jurnal yang baik dan benar serta dilaksanakan diskusi interaktif antar pemateri dan peserta dalam membedah jurnal secara sistematis.

Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan mahasiswa mengenai dunia penelitian mulai dari topik penelitian, hasil penelitian, maupun isu-isu penelitian terkini terutama di bidang kesehatan serta mempertahankan eksistensi keilmiahan internal anggota MYRC pada khususnya dan mahasiswa FK Unhas pada umumnya. Journal Reading kali ini mengangkat tema “The Importance Of Journal Reading and How To Do It” yang dilaksanakan pada hari Minggu, 10 April 2022 pada pukul 13.00 WITA-selesai melalui zoom meeting. Pematerinya ialah dr.Muhammad Firdaus Kasim, M. Sc. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

DID YOU KNOW : Kok Bisa Bau Mulut Saat Berpuasa ?

Bau mulut “Halitosis” saat berpuasa.

Halitosis berasal dari kata “ halitus” (latin) yang berarti nafas dan “osis” (yunani) yang berarti proses patologis. 

Secara keseluruhan berarti “Bau Mulut”, penyakit ini memicu kekhawatiran. Karena penderitanya seringkali dikucilkan dalam lingkup sosial.

“Volatile Sulfur Compound” atau gas bau yang keluar dari mulut dihasilkan oleh bakteri gram negatif dan anaerobik akibat Infeksi mulut dan gigi. Saat tidur, lapar/haus, tubuh mengurangi aliran air liur. Sehingga menyebabkan bau mulut diakibatkan oleh pembusukan partikel makanan yang terperangkap atau deskuamasi epitel oleh bakteri

Bau mulut selama bulan puasa ramadhan

 
Fenomena ini terjadi karena adanya akumulasi. Komponen kandungan sulfur pada rongga mulut, serta penurunan air liur dan perubahan air liur dan perubahan mikroflora mulut. Padahal, Saliva (air liur) berperan dalam mengurangi pertumbuhan bakteri.

Tenang…Kondisi ini sementara dan hilang setelah makan dan minum dimana kelenjar ludah terangsang kembali memproduksi air liur.

YUK CEGAH BAU MULUT!!!

Hindarilah Sahur/berbuka dengan kopi, rempah,alkohol, bawang yang tinggi sulfur, konsumsi gula yang tinggi
Konsumsi Sayur dan buah
Tunggu selama 30-60 menit sebelum menyikat gigi agar air liur  sempat membersihkan dan normalkan pH mulut
Penuhi Kebutuhan 8 gelas air per harinya

SELAMAT BERPUASA

Nama Lengkap
Angkatan MYRC (Jika Anggota)
Apakah MY Moment menambah pengetahuan anda mengenai MYRC?
Feedback