MEI

Yuk baca MY Moment Edisi Mei disini sekarang!!

MY GATHERING

Senin, 23 April 2022 lalu telah diadakan kegiatan MY Gathering. Kegiatan ini diadakan oleh divisi Administrasi MYRC sebagai wadah silahturahim guna membangun komunikasi, mencapai keakraban sehingga dapat mencapai penguatan hubungan internal anggota MYRC. Tahun ini kegiatan MY Gathering dilaksanakan bersamaan dengan HUT MYRC ke-20. Mengusung tema “Going Back in Time : 20 Years of MYRC in Creating Research Environment in FKUH”, acara yang dipandu oleh MC Yelsintha Saalino dan Muh. Faturrachmat ini berlangsung dengan lancar dengan sedikit hambatan.

Apa saja kegiatan yang dilakukan selama acara ini?

Sharing session yang informatif dan menarik bersama narasumber dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D dan dr. Muhammad Dwi Wahyu

Games seru dipandu oleh MC Diah Dina yang diikuti seluruh peserta

Pengumuman MYRC Wishes Contest

Bonding time melalui airmeet untuk lebih mengakrabkan diri dengan anggota MYRC lainnya

dan banyak keseruan lainnya…..

MINI SYMPOSIUM

Low Back Pain saat Work From Home? Apa yang dapat kita lakukan?

MINISO 1 (Mini Symposium 1) merupakan salah satu kegiatan dari My Routine yang dilaksanakan dalam bentuk sesi pembawaan materi oleh para narasumber tentang “Low Back Pain during COVID-19 Pandemic” dan diikuti dengan sesi tanya jawab bersama audience terpilih dengan membahas isu-isu terkini atau menjadi fokusan dalam dunia kesehatan ini. Pemberian materi ini bertujuan untuk menambah pengetahuan mengenai dunia penelitian dan topik penelitian, hasil penelitian, maupun isu-isu penelitian terkini terutama di bidang kesehatan.

Mini Symposium 1 ini dilaksanakan pada hari Minggu, 24 April 2022. Mulai pukul 13.00 wita – selesai melalui zoom meeting. Kegiatan ini di ikuti oleh mahasiswa program studi pendidikan dokter fakultas kedokteran Universitas Hasanuddin dan masyarakat umum. Adapun narasumber pertama yaitu dr. Jainal Arifin, M,Kes., Sp. OT(K)Spine tentang “What is low back pain (LBP)”  dan narasumber kedua yaitu dr. Yose Waluyo, Sp.KFR(K).

Dokumentasi Mini Symposium

EXPERT CLASS MYRC 2022

Expert class merupakan kegiatan lanjutan dari basic class yang dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas karya anggota MYRC dengan pemberian materi terkait bidang masing-masing dan dilanjutkan dengan pembuatan karya. Expert class terdiri dari tiga bidang, diantaranya: penelitian, karya tulis ilmiah, dan media publikasi. Expert class dilaksanakan pada hari Minggu, 11 April 2022- 2 Mei 2022 melalui zoom meeting. Kegiatan ini diikuti oleh peserta expert class angkatan INCRE18LE (angkatan 18 MYRC) dan angkatan 1N9ENIOUS (angkatan 19 MYRC). Topik dari kegiatan ini berupa pemberian     materi oleh para pakar pada masing-masing bidang. Adapun pemateri dari bidang penelitian adalah dr. Joko Hendarto, Ph.D. Bidang karya tulis ilmiah menghadirkan dr. Ilham Akbar Rahman, dr. Bumi Herman, dan dr. Aldian Irma. Sementara itu, dari bidang media publikasi untuk poster publik mengundang kak Natania Eliadi dan kak Febriyanti Angghita Putri Duarsa sebagai pemateri dan untuk video edukasi menghadirkan kak Muhammad Akmal M. dan kak I Kadek Irwan Setiawan, S.Ked sebagai pemateri. Expert class berjalan dengan baik dan lancar.

Dokumentasi Expert Class 2022

DID YOU KNOW ??

Kuru? Penyakit “Ngakak Sampai Mati”

Kuru adalah penyakit saraf langka, paling banyak ditemukan di Papua Nugini (orang Fore) pada tahun tahun 1950-1960an 

Kok bisa sih ngakak sampai mati?

Konon, orang Fore melakukan praktik kanabalisme dengan memakan otak jenazah dalam ritual penguburan sehingga tertular penyakit Kuru. “Kuru” berarti menggigil atau gemetar ketakutan. Ditemukan gejala penderita tiba-tiba tertawa/ menangis, sakit kepala dan sendi, Gerakan involunter, sulit berjalan dan makan serta pergantian mood hingga ganggun memori (demesia) dan malnutrisi.

Penyakit infeksius ini tergolong (TSEs) a.k.a Prion Diseases dan uniknya agen penyebarannya bukan disebabkan oleh bakteri, virus, maupun jamur melainkan Prion atau protein cacat yang jumlahnya terus meningkat

Kamu dapat terpapar dengan memakan otak yang terinfeksi atau kontak melalui luka dengan orang terinfeksi dan belum ada obatnya, Kuru bermanifestasi Koma selama 6-12 bulan hingga kematian. Namun penelitian menunjukkan, terdapat variasi genetik unik (G127V) pada penyakit Kuru yang membantu mencegah demensia, Alzheimer, dan penyakit neurologis lainnya.

Nama Lengkap

Angkatan MYRC (Jika Anggota)

Apakah MY Moment menambah pengetahuan anda mengenai MYRC?

Feedback