EVALUASI PEMBERIAN DEKSAMETASON SEBELUM PERSALINAN PREMATUR DI RS WS MKS PERIODE 1 JAN – 31 DES20

EVALUASI  PEMBERIAN DEKSAMETASON SEBELUM PERSALINAN PREMATUR DI RS WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR
PERIODE 1 JANUARI – 31 DESEMBER 2003

 

 

Imam D Mulyawan, IMS Murah Manoe
Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran UNHAS/RS Wahidin Sudirohusodo Makassar

Tujuan : Mengevaluasi  pemberian deksametason sebelum persalinan prematur di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar

Metode: Penelitian retrospektif melalui pengumpulan data sekunder dari hasil  catatan medis. Data dikelolah dengan program Medcalc 6.16.000 dengan uji X2  (Chi-square), Fisher exact dan regresi logistik dengan batas kemaknaan a = 5%.

Hasil : Angka kejadian persalinan prematur sebesar  54 (8,85%) dari 610 persalinan di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar periode 1 Januari – 31 Desember 2003. Dari 54 bayi yang lahir prematur, ada sebanyak 10 bayi yang mengalami asfiksia, dan  44 bayi prematur lainnya tidak mengalami asfiksia. Hasil uji X2 menunjukkan adanya hubungan yang bermakna (p<0.05) antara  pemberian deksametason sebelum persalinan prematur dengan kejadian asfiksia pada bayi prematur dengan odds ratio = 24.00 (p=0.001). Peluang terjadinya asfiksia pada bayi prematur yang berasal dari ibu yang tidak diberi deksametason 24 kali lebih besar dibandingkan dengan ibu yang memperoleh deksametason sebelum persalinan. Umur kehamilan dengan berat badan lahir juga berkaitan dengan kejadian asfiksia pada bayi prematur, tetapi hasil analisis regresi logistik tidak menunjukkan hubungan yang bermakna ( p>0.05). Antara pemberian deksametason dengan stratifikasi umur kehamilan menunjukkan bahwa pada umur kehamilan 28-30 minggu hanya ibu yang memperoleh deksametason sebelum persalinan prematur melahirkan bayi premature yang tidak mengalami  asfiksia, dan pada umur kehamilan 31-33 minggu semua ibu  yang memperoleh deksametason sebelum persalinan prematur melahirkan bayi prematur yang tidak mengalami asfiksia.

Kesimpulan : Pemberian deksametason sebelum persalinan prematur dapat mencegah terjadinya asfiksia pada bayi prematur, terutama pada kelompok umur kehamilan  = 33 minggu.

Kata kunci : Berat badan bayi lahir, umur kehamilan, deksametason,  persalinan prematur.

Check Also

EVALUASI HASIL LABORATORIUM PENDERITA PREEKLAMSIA DI RS. WS PERIODE JAN – DES 2005

Erma Rantelabi, Efendi Lukas Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Abstrak Tujuan : ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.