Featured

Synthes Plate and Nail Principle

Tanggal 19 Mei 2018 diadakan acara Symposium dan Mini Workshop "Synthes Plate and Nail Principle" bertempat di Rumah Sakit Pendidikan Lantai 3. Acara dimulai dari pembukaan oleh dr. M. Ruksal Saleh, Ph.D, Sp.OT(K) selaku ketua departemen dilanjutkan materi oleh masing-masing konsulen.

 

Di acara ini peserta mendapat materi mengenai macam-macam fiksasi pada tulang panjang meliputi plate dan nailing pada ekstremitas. Acara dilanjutkan dengan workshop dimana peserta dapat menerapkan langsung ilmu yang disampaikan di simposium.

 

 

 

Basic Foot Plating System Workshop: Metatarsal Fracture 24 Maret 2018

Hari Sabtu, 24 Maret 2018 diselenggarakan acara Basic Foot Plating System Workshop bertajuk Metatarsal Fracture yang difasilitasi oleh Osteomed. Acara yang diselenggarakan di Departemen Ortopedi & Traumatologi, Rumah Sakit Pendidikan Lt.3 bertujuan untuk memperkenalkan dasar teori pada fraktur metatarsal dan pilihan penanganannya.

Acara dibuka oleh Kepala Departemen Ortopedi & Traumatologi, dr. M. Ruksal Saleh, Ph.D, Sp.OT(K) yang berpesan agar kegiatan workshop sebagai bagian dari pendidikan harus diadakan secara berkala untuk menunjang kompetensi peserta didik.

Materi dilanjutkan dengan pemaparan pustaka tentang Metatarsal Fracture: Fixation Technique oleh dr. Henry Yurianto, M.Phil, Ph.D, Sp.OT(K) tentang pemilihan plating sebagai salah satu teknik mencapai stabilitas reduksi fraktur.

Materi dilanjutkan dengan product knowledge Extremilock dari Osteomed yang dibawakan Sdri. Gita Handayani. Beliau memaparkan ragam contour plate yang sudah dirancang khusus sesuai lokasi terjadinya fraktur sehinga memudahkan pemasangan dan stabilitas yang baik.

Sesi ilmiah dilanjutkan dengan workshop uji coba langsung pemasangan plat Extremilock pada manekin metatarsal di meja yang telah disediakan.

Tiap peserta menempati meja masing-masing dan mencoba langsung teknik pemasangan plat untuk kasus fraktur metatarsal. para peserta terlihat antusias selama jalannya workshop. Serangkaian acara diakhiri dengan makan siang dan foto bersama pihak panitia, peserta dan fasilitator. Akhir kata semoga acara ini bermanfaat untuk kita semua.

 

Humanity for Asgats, Asmat-Papua

Tim medis dan kesehatan Unhas yang dipimpin Prof Dr.dr.Idrus Paturusi Sp.B, Sp.OT(K)Spine baru saja tiba di makassar sekembali dari Asmat. Sebelumnya Universitas Hasanuddin mengirim tim medis dan kesehatan serta tim multidisiplin ke Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua, untuk mengawal campak dan gizi buruk yang belakangan ini hangat menjadi pembicaraan masyarakat luas.

 

Tim Medis Unhas tersebut berangkat dari makassar menuju Timika dengan menggunakan pesawat, dan setiba Tim medis di Timika keesokan harinya melanjutkan perjalanan menuju Agats dengan menggunakan KM.Sirimau melalui perlabuhan Pomako Timika dan akhirnya setelah melalui perjalanan 12 jam Tim Pun tiba di pelabuhan agats pada Jum’at, 9 Februari 2018 pukul 16.30 WIT, dan Tim Unhas langsung bekerja dan berkoordinasi dengan Satgas yang berada di Agats. Rombongan Unhas turun setelah semua penumpang KM. Sirimau turun dan tidak berdesak-desakan. Tim medis Unhas membawa 33 dos obat-obatan, bahan makanan, susu, dan perlengkapan tidur.Semua barang donasi tersebut diurus sendiri pengangkutannya oleh tim medis dengan bantuan jasa buruh yang berjejal di pelabuhan.

Malam harinya, pukul 20.00 WIT, Tim Unhas yang dipimpin oleh Prof. Dr. dr. Idrus A Paturusi, Sp.B, Sp.OT(K)Spine langsung menggelar Rapat Koordinasi bersama Satgas Kesehatan KLB Campak dan Gizi Buruk Asmat di Ruang Rapat Kesbangpol Pemkab Asmat. Hadir pada rapat Pemkab Asmat, Tim Medis Kemenkes, Kepolisian, LSM, dan Tokoh Masyarakat. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Pemkab Asmat, Yustus Kakom memaparkan kondisi terkini sebaran campak dan gizi buruk. Komandan Tim Kesehatan Satgas KLB Campak dan Gizi Buruk Asmat, Letkol dr. Sohibul Hilmi, Sp.OT menjelaskan kebutuhan tindakan dan langkah-langkah yg harus dilakukan. Selain memberikan bantuan medis, Tim Unhas yang beranggotakan pakar multidisiplin juga merancang solusi jangka panjang dan berkelanjutan

 

Selasa 13/2/18 setelah Tim Medis Unhas melaksanakan beberapa kegiatan di daerah distrik-distrik Asmat, Hari ini kami di undang bapak Bupati Asmat di Rumah Jabatan beliau kutipan Prof Idrus. Hadir pula sejumlah pejebat eselon daerah seperti Kadis Kesehatan, Kepala Bappeda, Kadis Pendidikan, Inspektur Inspektorat, Asisten 3 mendampingi bupati Asmat.

 

Pertemuan ini membahas kerja sama pendidikan kesehatan bagi putra putri asli Asmat untuk mempersiapkan tenaga-tenaga medis dan kesehatan yang akan bertugas di daerah-daerah terpencil di wilayah kabupaten Asmat.

 

Hal ini penting dilakukan untuk mengatasi kekurangan tenaga kesehatan yang ada di Asmat, sehingga dapat mengikis masalah rendahnya kualitas kesehatan anak-anak dan warga Asmat.

Dalam kesempatan itulah, Prof Idrus Paturusi menyampaikan secara langsung rencana kerja sama pendidikan di bidang kesehatan kepada bupati Asmat untuk mengirimkan anak-anak asli Asmat belajar ke Unhas.

Dari Unhas sendiri siap menerima siswa siswi Asmat tanpa harus ikut tes melalui kerja sama afirmasi.

” Saya harap pihak pemerintah daerah bisa memanfaatkan peluang kerja sama ini untuk meningkatkan SDM daerah untuk masa yang akan datang,” kata Prof Idrus.

Selain Prof Idrus, sejumalah anggota tim lainnya, Prof Razak Thaha, Prof Budu, Prof Zulkifli Abdullah, Prof Nurpudji Astuti, Dr Aminuddin, dan dokter Junaedi ikut memberikan pandangan akan perlunya Unhas dan Pemkab Asmat bekerja sama mengatasi persoalan kesehatan yang terjadi di wilayah asmat.

“Di samping saya ini ada para dekan, wakil rektor, saya dan Prof Idrus anggota Mejelis Wali Amanah yang ikut menentukan keputusan penting di Unhas. Kami sengaja ke sini untuk mengetahui langsung persoalan di Asmat. Dan, ini kali pertamanya Unhas mengajak langsung kerja sama. Biasanya orang yang datang ke Unhas untuk bekerja sama, ” kata Prof Razak Thaha.

Dalam kesempatan itulah, Prof Idrus Paturusi menyampaikan secara langsung rencana kerja sama pendidikan di bidang kesehatan kepada bupati Asmat untuk mengirimkan anak-anak asli Asmat belajar ke Unhas.

Dari Unhas sendiri siap menerima siswa siswi Asmat tanpa harus ikut tes melalui kerja sama afirmasi.

” Saya harap pihak pemerintah daerah bisa memanfaatkan peluang kerja sama ini untuk meningkatkan SDM daerah untuk masa yang akan datang,” kata Prof Idrus.

Selain Prof Idrus, sejumalah anggota tim lainnya, Prof Razak Thaha, Prof Budu, Prof Zulkifli Abdullah, Prof Nurpudji Astuti, Dr Aminuddin, dan dokter Junaedi ikut memberikan pandangan akan perlunya Unhas dan Pemkab Asmat bekerja sama mengatasi persoalan kesehatan yang terjadi di wilayah asmat.

“Di samping saya ini ada para dekan, wakil rektor, saya dan Prof Idrus anggota Mejelis Wali Amanah yang ikut menentukan keputusan penting di Unhas. Kami sengaja ke sini untuk mengetahui langsung persoalan di Asmat. Dan, ini kali pertamanya Unhas mengajak langsung kerja sama. Biasanya orang yang datang ke Unhas untuk bekerja sama, ” kata Prof Razak Thaha.

Bupati Elisa Kambu menyambut baik adanya rencana kerja sama pendidikan tersebut. Menurutnya kerja sama pendidikan untuk putra putri Asmat memang sangat penting untuk mengatasi persoalan kesehatan di daerahnya yang sempat mengalami KLB kasus campak dan gizi buruk.

“Satu-satunya jalan memang meningkatkan SDM. Pendidikan harus menjadi prioritas untuk memutus mata rantai masalah. Namun anak-anak juga harus sehat, ” kata Elisa Kambu saat memberikan pidato sambutan pada para guru besar Unhas.

Elisa Kambu mengatakan akan siap mengirim anak-anak Asmat ke Unhas untuk melanjutkan pendidikan. Pihaknya akan menindaklanjuti pertemuan ini dengan berkunjung langsung ke Unhas untuk membuat MoU.

” Kami siap ke Unhas. Nanti kita akan kirim anak-anak sekolah ke sana, 80 persen anak Asmat. Sisanya bisa yang lain, yang berasal (tinggal) dari sini,” katanya.

Setelah saling bertukar pikiran dan membahas rencana kerja sama, para tim Unhas, Bupati Asmat, serta jajaran pejabat teras daerah saling berkelakar dan bercanda tawa. Pertemuan diakhiri dengan foto bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan.

 

Rapat Kerja Tahunan Departemen Ortopedi & Traumatologi FK Unhas

Tanggal 10-11 Maret 2018 telah diadakan kegiatan Rapat Kerja Departemen Ortopedi & Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin yang bertempat di Hall Trembesi, Hotel Gammara, Makassar.

Acara yang dihadiri oleh seluruh konsulen dan staff pengajar departemen ini bertujuan memaparkan aspek kerja departemen, hasil pencapaian dan target kedepannya.

Acara dimulai tepat pukul 10.00 WIB diawali dengan kata sambutan Ketua Departemen Ortopedi & Traumatologi FK Unhas dr. M. Ruksal Saleh, Ph.D, Sp.OT(K) dan dibuka secara resmi oleh Dekan FK Unhas Dr. dr. Syafri Kamsul Arif, Sp.An, KIC-KAKV/ perwakilan.

Acara dilanjutkan dengan Pemaparan Laporan Hasil Kerja Tahunan oleh Ketua Program Studi Ortopedi & Traumatologi FK Unhas Dr. dr. Muh. Sakti, Sp.OT(K) dan Pembahasan Laporan Kerja dan Anggaran 2019 yang dipimpin oleh dr. Jainal Arifin, M.Kes, Sp.OT(K)Spine.

Kegiatan Rapat Kerja diselingi dengan sesi istirahat, sholat dan makan siang. Suasana rapat yang serius menjadi cair selama sesi makan siang bersama para konsulen dan panitia.

Pembahasan dilanjutkan dengan Pembahasan Pengembangan Staff dipimpin oleh dr. Dewi Kurniati, M.Kes, Sp.OT dan Pembahasan Pedoman Akademik dan Kurikulum oleh dr. Michael John, M.Kes, Sp.OT.

Selepas acara makan malam bersama, acara dilanjutkan dengan Pembahasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat oleh dr. Muh. Andry Usman, Ph.D, Sp.OT(K) dan Pembahasan Penerimaan Residen dan Angka Kelulusan yang dipimpin oleh dr. A. Dhedie P.Sam, M.Kes, Sp.OT.

Acara diakhiri dengan diskusi panel yang dipimpin dr. Michael John, M.Kes, Sp.OT dan ditutup secara resmi oleh dr. M. Ruksal Saleh, Ph.D, Sp.OT(K), dilanjutkan sesi foto bersama seluruh konsulen dan panitia. Besar harapan Rapat Kerja Tahunan ini akan membawa perbaikan bagi Departemen Ortopedi & Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

 

Akreditasi Prodi Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Universitas Hasanuddin

Per tanggal 28 Oktober 2017, Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) melalui keputusan LAM-PTKes No: 0755/ LAM-PTKes/ Akr/ Spe/ XII/ 2017 menetapkan Program Studi Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Universitas Hasanuddin, Makassar terakreditasi dengan peringkat "A" (Sangat Baik/ Excellent).

Pencapaian ini merupakan kebanggan bagi Prodi Ortopedi dan Traumatologi, Universitas Hasanuddin dan kota Makassar pada umumnya sebagai sentra pendidikan Indonesia Timur. Semoga predikat ini dapat terus dipertahankan dan memberi manfaat pada semua pihak.