Penyumpahan Dokter Spesialis , Ners, Sarjana Kedokteran, Sarjana Keperawatan, & Sarjana Fisioterapi

brevetPada hari Jum’at ,19Juni  2009 bertempat di gedung Baruga  Hasanuddin untuk kesekian kalinya   Universitas Hasanuddin khususnya Fakultas Kedokteran mengambil sumpah para praktisi kesehatan yang nantinya diharapkan menghasilkan lulusan terbaik dan berkompeten dalam melaksanakan tugas nantinya secara professional.

Hali ini disampaikan pula Oleh Prof.Dr.Irawan Yusuf,Ph.D  sebagai dekan fakultas Kedokteran dalam kata sambutan pada acara  ini sangat mengharapkan para spesialis,dokter muda ,ners, dan sarjana fisioterapi yang diambil sumpahnya  dapat lebih profesional menjalankan tugas dan betul-betul menghayati  item-item yang diucapkan pada waktu mengucapkan sumpah,bukan diucapkan sebagai ritual saja tetapi dapat dipertanggung jawabkan  baik untuk diri sendiri sebagai praktisi kesehatan,bagi Negara dan kepada Tuhan.

Dalam menghadapi era globalisasi ini  tentunya tantangan dan kritikan bagi profesi sebagai  dokter tidaklah mudah , bukan hanya dalam proses pendidikan bagi  dokter senior mentransfer ilmu kepada yuniornya  tetapi lebih daripada tauladan,model peran pendidik dalam menjalankan  tugas dan pertanggungan jawabannya sebagai dokter yang terus menerus mengembangkan ilmu pengetahuannya dan memegang amanah  dalam menunjukkan kompetensinya  berdasarkan Undang undang  praktek kedokteran .

Hubungan secara terus menerus dalam proses pengembangan ilmiah inilah yang harus diikuti sebagai ukuran ,indikator mengikuti perkembangan  trend dalam dunia ilmu pengetahuan , bukan ukuran jumlah wisudawan.
Oleh Prof. Dadang Surya Mihardja,MM sebagai Pembantu Rektor I mengharapkan para wisudawan kiranya memahami betul etika dan hukum sebagai dokter spesialis,dokter muda,ners,dan sarjana fisioterapi dalam menjalankan profesinya nanti. Ujian kompetensi mungkin lebih mudah diraih,nilai IP wisudawan diharapkan diupayakan secara mandiri  dengan usaha keras meningkatkan prestasi untuk menjadi yang terbaik.sumpah

Ujian yang paling berat adalah ketika berhadapan dengan  masyarakat dan memberi kepuasan pelayanan kesehatan pada pasien,jika perlu hingga nafas terakhir.
Akhir kata semoga keberhasilan ini bisa menjadikan  amal ibadah bagi para wisudawan, selamat berkarya dan berunitas  jangan pernah berhenti sampai disini,raih keberhasilan demi keberhasilan mengikuti perkembangan dunia ilmu kedokteran,lebih cepat lebih baik. (10-RI,Juni 2009)

Check Also

Interpol Expert Delivers Forensics Public Lecture at FK UNHAS

The Department of Forensics and Medicolegal, Faculty of Medicine, held an International public lecture on ...

“Brunch Talk” Faculty of Medicine Hasanuddin University

Makassar, Tuesday, August 11st, 2020, at the 8th floor Lounge of the Rectorate Building Hasanuddin ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *