Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Untuk Indonesia Emas

(31/08/2019) Gerakan Nasional 1000 Startup Digital merupakan program yang dibuat oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO), bersama dengan berbagai institusi pemerintahan, komunitas wirausaha, dan Kumpul yang dipilih menjadi koordinator nasional. Program yang bertujuan untuk memberikan wadah dan kesempatan untuk semua anak Indonesia yang memiliki niat dan semangat membangun usaha digital, menghadirkan konsep untuk perluasan skala dan peningkatan kualitas pengembangan startup digital.

Dilaksanakan di Baruga A.P Pettarani, Universitas Hasanuddin, dan dihadiri oleh lebih dari 1800 orang, acara ini dibuka dengan tarian tradisional dan dilanjut welcome speech dari sekretaris Universitas Hasanuddin, yang memberikan semangat untuk semua orang yang hadir, “Jangan pernah takut memulai dengan ketidaksempurnaan, karena tidak ada orang yang memulai sesuatu dengan sempurna. Saya percaya jika orang-orang yang datang saat ini adalah orang yang menuju menjadi orang hebat”, jelas Prof. Dr. Ir. Nasaruddin Salam, MT.

Ignite The Nation juga menampilkan video yang berisi ajakan gerakan nasional untuk terus mengejar mimpi yang menampilkan beberapa ilmuwan dengan temuannya yang menabjubkan, salah satunya bill gates, larry page, yang dengan keterbatasan namun tetap berusaha mewujudkan mimpinya, video ini ditutup oleh kalimat motivasi, “EVERYTHING START A DREAM”.

Staf Khusus Menteri Bidang Ekonomi Digita & PMO Kementerian Komunikasi dan Informasi RI serta conceptor Program 1000 Startup Digital, Lis Sutjiati, sebagai Keynote Session, “Launched pada juni 2016 di Indonesia, memilki target 150.000 orang yang tersebar dibeberapa kota, dan dengan lebih dari 5000 ide yang bisa masuk dalam program ini, sehingga program ini diharapkan akan membawa Indonesia menjadi digital energy of Asia. Gerakan ignite the nation lahir untuk menyadarkan kalian semua yang berada di beberapa kota, terkhusus hamper 900 orang yang berada di tempat ini untuk terus mengejar mimpi dan menjadi solusi untuk permasalahan orang lain dan diri kalian sendiri. Karena setiap dari kita membawa solusi terhadap suatu masalah yang ada saat ini.”

 

Semangat orang-orang yang berada di Baruga A.P. Pettarani kembali dikobarkan melalui sambutan dari Sudirman Jusman, koordinator 1000 Startup Digital Makassar dengan kembali mengingatkan akan perjuangan orang tua di masa dahulu, Ken Ratri Iswari sebagai Founder & CEO Geekhurter, Reza Bayu Oktovian Arif (Business Development & Partnership Lead Dana Cita), Nur Almarwah (founder The Floating School), Nurul Fitria (Co-founder & COO HELPer Indonesia), dan di panel strategic sectors hadir pembicara Fadjar Utomo (Deputi Akses Permodalan, Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia), Ashari Ramadhan (Finisia Production), dan Dr. dr. Maisuri T Chalid, Sp.OG sebagai dosen Fakultas Kedokteran yang menjelaskan pentingnya sektor kesehatan untuk dilirik dan mendapatkan solusi dari startup-startup, “Salah satu indokator keberhasilan bangsa yaitu rendahnya angka kematian ibu dalam kehamilan dan persalinan. Fakultas kedokteran telah membuat dan menjalankan program 1000 hari pertama kehidupan yang membuat pendampingan oleh mahasiswa kedokteran untuk ibu mulai dari masa kehamilan sampai anak berumur 2 tahun, hal ini guna untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi permasalahan tingginya tingkat kematian Ibu. Tak hanya ini, saya berharap dari forum ini bisa muncul solusi dalam masalah dalam dunia kesehatan, seperti contoh, jika pasien datang ke rumah sakit, saya berharap ada program yang memperlihatkan ketersediaan fasilitas kesehatan saat itu, sehingga pasien tidak harus mengelilingi RS untuk mendapatkan perawatan yang memadai. Saya harap kita bisa lebih pro-aktif dalam menghadapi permasalahan kesehatan”.

Go-jek sebagai karya anak bangsa juga hadir dalam kegiatan ini, Michael Reza Say sebagai Vice President Corporate Affairs GOJEK, mengungkapkan “Go-jek dimulai dari mimpi yang melihat banyaknya tukang ojek yang menghabiskan lebih banyak waktu di pangkalan, sehingga dibuatlah call center untuk menghubungkan pelanggan dengan driver, sangat sulit mendapat pendanaan karena banyak yang berpikir bahwa ini adalah hal yang kecil. Sampai ditahun 2015 gojek mendapatkan pendanaan untuk pertama kalinya, dan jadilah gojek seperti saat ini.”

Dijelaskan juga bahwa gerakan nasional 1000 startup digital fokus di sektor agriculture, edukasi, kesehatan, entertainment, logistik, pariwisata, dan fintech.

 

-NS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *