


Universitas Hasanuddin kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengukuhkan empat guru besar dari Fakultas Kedokteran. Acara pengukuhan berlangsung di Ruang Senat Akademik, Lantai 2 Gedung Rektorat Unhas.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Fadjry Djufry, Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., serta berbagai tokoh penting, termasuk Anggota Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Dewan Profesor, dekan, wakil dekan, direktur rumah sakit, dan tamu undangan dari Fakultas Kedokteran di Indonesia. Keluarga besar para guru besar yang dikukuhkan juga turut hadir, menambah khidmat suasana acara.
Dekan Fakultas Kedokteran, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes, Sp.PD, K-GH, Sp.GK, FINASIM, membuka acara dengan membacakan riwayat hidup para guru besar yang dikukuhkan. Keempat guru besar tersebut adalah:
- Prof. dr. Firdaus Hamid, Ph.D., Sp.MK(K) – Guru Besar dalam Bidang Ilmu Imunologi Infeksi dan Mikrobioma.
- Prof. Dr. dr. Aidah Juliaty A. Baso, Sp.A(K), Sp.GK – Guru Besar Bidang Nutrisi Klinik Pediatri.
- Prof. Dr. dr. Muh. Fadjar Perkasa, Sp.T.H.T.B.K.L, Subsp.Rhino(K) – Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Telinga, Hidung, Tenggorok Bedah Kepala Leher.
- Prof. Dr. dr. Andi Kurnia Bintang, Sp.S(K), M.Kes – Guru Besar Bidang Ilmu Neurovaskuler: Neurovaskuler dan Neurooftalmologi-Neurootologi.
Pada sesi pidato ilmiah, masing-masing guru besar memaparkan penelitian dan gagasan dari bidang keahlian mereka. Prof. Firdaus Hamid memulai dengan pidato berjudul “Mikrobioma, Imunologi, dan Antibiotik: Harmoni Tak Terlihat dalam Melawan Infeksi”. Dilanjutkan oleh Prof. Aidah Juliaty A. Baso yang membahas pentingnya “Nutrisi 1000 Hari Pertama Kehidupan Menuju Generasi Emas Indonesia Bebas Stunting”.
Pidato ilmiah berikutnya disampaikan oleh Prof. Muh. Fadjar Perkasa dengan tema “Pendekatan Nonfarmakologis untuk Memperbaiki Gangguan Penghidu”. Sebagai penutup, Prof. Andi Kurnia Bintang memaparkan strategi berbasis “Pendekatan Multi Modal dalam Upaya Mencegah Kecacatan Akibat Stroke Iskemik”.