




Makassar, 8 April 2026 — Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) memperkuat kerja sama strategis dengan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono, Jakarta, melalui kegiatan bertajuk “Peningkatan Kapasitas Diagnosis Gangguan Kognitif Pasca-Stroke” yang dilaksanakan pada Rabu, 8 April 2026, di Ruang Senat Rektorat Universitas Hasanuddin, Makassar.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor I Universitas Hasanuddin, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K). Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam meningkatkan kapasitas tenaga medis, khususnya dalam menghadapi tantangan penyakit neurologis yang semakin kompleks. Sambutan juga disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya FK Unhas, Prof. dr. Firdaus Hamid, Ph.D., Sp.MK(K), MCE, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap penguatan kompetensi tenaga kesehatan melalui kegiatan ilmiah berkelanjutan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi klinik tenaga medis, khususnya staf dan residen neurologi, dalam melakukan identifikasi serta diagnosis dini gangguan kognitif pasca-stroke atau Post-Stroke Cognitive Impairment(PSCI), yang merupakan salah satu komplikasi pasca-stroke dengan dampak besar terhadap kualitas hidup pasien.
Sebanyak kurang lebih 50 peserta dari berbagai institusi kesehatan dan pendidikan mengikuti kegiatan ini. Materi yang disampaikan meliputi epidemiologi stroke, metode diagnosis gangguan kognitif pasca-stroke, hingga pendekatan tata laksana pengobatan serta sistem rujukan di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, FK Unhas dan RSPON Jakarta berharap dapat memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan, sekaligus mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan, khususnya dalam penanganan pasien pasca-stroke secara komprehensif dan berkelanjutan.