Makassar, 2 Juni 2026 – Program Studi Doktor (S3) Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) menerima kunjungan koordinasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako (FK Untad) sebagai tindak lanjut implementasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam pengembangan pendidikan doktoral.

Kegiatan dibuka oleh Dekan FK Unhas, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.PD-KGH., Sp.GK., FINASIM, yang menekankan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam penguatan sumber daya manusia dan riset kesehatan. Selanjutnya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK Unhas, Prof. dr. Agussalim Bukhari, M.Clin.Med., Ph. D., Sp.GK(K), memaparkan pelaksanaan pendidikan doktoral serta strategi penguatan kapasitas akademik mahasiswa.

Turut hadir Sekretaris Program Studi Doktor (S3) Ilmu Kedokteran FK Unhas, Dr. dr. Risna Halim Mubin, Sp.PD., K-PTI, yang menjelaskan mekanisme pembimbingan serta proses penetapan promotor dan ko-promotor sesuai bidang penelitian mahasiswa.

Dari FK Untad hadir dr. Reny A. Lamadjido, M.Kes., Sp.PK., yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, bersama dr. Gina Andyka Hutasoit, M.Biomed., Sp.PA., dan dr. Budi Dharmono Tulaka, Sp.PD., yang merupakan mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran FK Unhas melalui skema kerja sama antar institusi.

Pertemuan ini difokuskan pada koordinasi pembimbingan akademik dan penyesuaian promotor sesuai bidang minat penelitian mahasiswa. Melalui kegiatan ini, FK Unhas menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan doktoral yang unggul, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan riset yang berdampak bagi masyarakat.