








SURABAYA – Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) turut berpartisipasi dalam Forum Dekan Asosiasi Fakultas Kedokteran Negeri Indonesia (AFKNI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para pimpinan fakultas kedokteran negeri se-Indonesia untuk memperkuat kolaborasi dan membahas berbagai isu strategis dalam pengembangan pendidikan kedokteran nasional.
Delegasi FK Unhas dipimpin oleh Dekan FK Unhas, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.PD-KGH., Sp.GK., FINASIM, didampingi jajaran wakil dekan, yaitu Dr. dr. Andi Alfian Zainuddin, M.KM, Dr. dr. Andi Muh. Takdir Musba, Sp.An-TI., M.N.(K), dan Prof. Dr. dr. Rina Masadah, M.Phil., Sp.PA(K).
Forum Dekan AFKNI 2026 mengangkat berbagai isu penting terkait transformasi pendidikan kedokteran di Indonesia, termasuk penguatan kurikulum berbasis kompetensi, pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran, peningkatan kualitas penelitian, serta pengembangan kolaborasi antar institusi pendidikan kedokteran dalam menjawab tantangan sistem kesehatan yang terus berkembang.
Dekan FK Unhas, Prof. Haerani Rasyid, juga sekaligus ketua AFKNI 2025-2028 menyampaikan bahwa forum ini memiliki peran penting dalam membangun kesamaan visi dan langkah strategis antar fakultas kedokteran negeri di Indonesia.
“Transformasi pendidikan kedokteran membutuhkan kolaborasi yang kuat antar institusi. Forum AFKNI menjadi ruang yang sangat penting untuk berbagi pengalaman, menyusun strategi bersama, serta memperkuat komitmen dalam menghasilkan lulusan dokter yang kompeten, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Selain mengikuti berbagai sesi diskusi dan perumusan rekomendasi, keikutsertaan FK Unhas dalam forum ini juga menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring kerja sama akademik dan penelitian dengan fakultas kedokteran negeri lainnya.
Melalui partisipasi aktif dalam Forum Dekan AFKNI 2026, FK Unhas menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan kedokteran nasional, sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan yang berdampak bagi masyarakat.
Forum ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang menjadi landasan bagi penguatan kualitas pendidikan kedokteran di Indonesia, sekaligus mempererat sinergi antar fakultas kedokteran negeri dalam menghadapi tantangan kesehatan masa depan.