Wajo, 3–5 Juli 2026 — Asian Medical Students’ Association Universitas Hasanuddin (AMSA-Unhas) melalui program AMSA-Unhas Community Service and Education (ACTION) 2026 menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada 3–5 Juli 2026 di Kecamatan Tanasitolo dan Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan melalui kolaborasi antara mahasiswa kedokteran, tenaga medis, dan pemerintah daerah.

Pelaksanaan ACTION 2026 mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Wajo dan dihadiri oleh Wakil Bupati Wajo, dr. H. Baso Rahmanuddin, M.M., M.Kes., Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, dr. Andi Sari Dwi Kartini W., S.Ked., Camat Sabbangparu, Tusman, S.Sos., M.Si., Camat Tanasitolo, Drs. Andi Ramlan Danial, M.Si., Kepala Puskesmas Sompe, dr. Hj. Mardiana, Kepala Puskesmas Tanasitolo, drg. Hj. Iriani, S.KG., M.Kes., Direktur Utama RS Citra Medika, dr. H. Muhammad Risal, Sp.B, serta para kepala sekolah dan unsur pemerintah setempat.

Selama tiga hari pelaksanaan, masyarakat memperoleh berbagai layanan kesehatan yang meliputi sirkumsisi massal, penyuluhan kesehatan, serta pelayanan spesialistik di bidang jantung dan pembuluh darah. Kegiatan ini didukung oleh dua dokter spesialis bedah, dua dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, lebih dari sepuluh dokter umum, serta mahasiswa anggota AMSA-Unhas yang terlibat sebagai panitia dan relawan. Secara keseluruhan, lebih dari 300 masyarakat memperoleh manfaat dari rangkaian pelayanan kesehatan yang diberikan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Wajo, dr. H. Baso Rahmanuddin, M.M., M.Kes., menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai bentuk kontribusi nyata sivitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Kami mengapresiasi dedikasi seluruh tenaga medis, mahasiswa, dan panitia yang telah menghadirkan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat. Kami berharap sinergi antara institusi pendidikan, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah dapat terus terjalin untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Melalui ACTION 2026, AMSA-Unhas kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kepedulian sosial mahasiswa melalui pelayanan kesehatan, edukasi, dan kolaborasi lintas sektor. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Wajo, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan nilai-nilai profesionalisme, empati, dan pengabdian sebagai calon tenaga kesehatan.

Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin terus mendukung berbagai inisiatif kemahasiswaan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap permasalahan kesehatan di masyarakat