Makassar, 9 Juli 2026 — Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, Sp.GK., Sp.PD-KGH., FINASIM, menjadi salah satu pembicara utama pada Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI) 2026 yang berlangsung pada 9–11 Juli 2026 di Makassar. Forum ilmiah nasional ini mengusung tema “One Microbe, Many Perspectives: Diagnostics, Antimicrobials, and Beyond” sebagai wadah berbagi perkembangan terkini di bidang mikrobiologi klinik.

Pada sesi Plenary Lecture, Prof. Haerani membawakan materi berjudul “Beyond the Kidney: Bridging Internal Medicine and Clinical Microbiology in the Care of Kidney Disease Patients with Infection in Indonesia.” Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara dokter penyakit dalam, khususnya bidang nefrologi dan hipertensi, dengan dokter spesialis mikrobiologi klinik untuk meningkatkan kualitas tata laksana pasien penyakit ginjal yang mengalami infeksi melalui diagnosis yang cepat, akurat, dan penggunaan antimikroba yang rasional.

PIT PAMKI 2026 yang diketuai oleh Prof. dr. Firdaus Hamid, Ph.D., Sp.MK(K) menyampaikan bahwa pertemuan ilmiah ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarprofesi dalam menghadapi tantangan penyakit infeksi yang terus berkembang. Menurut beliau, forum ini diharapkan melahirkan berbagai gagasan, inovasi, dan kerja sama yang dapat memperkuat peran mikrobiologi klinik dalam mendukung pelayanan kesehatan nasional.

Selain Prof. Haerani, kegiatan ini juga menghadirkan Ketua Umum PAMKI, Prof. dr. Anis Karuniawati, Ph.D., Sp.MK(K), serta sejumlah pakar internasional, di antaranya Prof. Mark Nicol (University of Western Australia), Prof. Jan Nouwens dan Assoc. Prof. Willem J.B. van Wamel (Erasmus Medical Center, Belanda), Prof. Steven Thijsen (UMC Utrecht, Belanda), serta Jurre Y. Siegers, M.Sc., Ph.D. dari Pasteur Institute, Kamboja.

Melalui penyelenggaraan PIT PAMKI 2026, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan kolaborasi lintas disiplin guna meningkatkan mutu pendidikan kedokteran serta pelayanan kesehatan di Indonesia.