





Makassar, 22 Juli 2026 – Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) terus memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi dan Standardisasi Instrumen Survei Umpan Balik yang berlangsung di Auditorium Prof. dr. Solihin Wirasugena, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Rabu (22/7). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi (GPM-PR) FK Unhas ini menjadi langkah strategis dalam menyusun instrumen survei yang terstandar, valid, reliabel, dan adaptif guna mendukung implementasi akreditasi kualitatif LAM-PTKes.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.GK., Sp.PD-KGH, FINASIM. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penguatan budaya mutu harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika. Menurutnya, instrumen survei umpan balik yang disusun secara baik akan menghasilkan data yang kredibel sebagai dasar evaluasi, pengambilan keputusan, dan perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi.
Beliau menambahkan bahwa implementasi akreditasi kualitatif LAM-PTKes menuntut institusi tidak hanya memenuhi kelengkapan dokumen, tetapi juga mampu menunjukkan bukti nyata bahwa setiap masukan dari pemangku kepentingan dianalisis, ditindaklanjuti, dan menjadi bagian dari siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Oleh karena itu, standardisasi instrumen survei menjadi langkah penting untuk menghasilkan data yang seragam, terukur, dan dapat dibandingkan di seluruh program studi.
Mengawali sesi ilmiah, Ketua Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi (GPM-PR) FK Unhas, Dr. dr. Ika Yustisia, M.Sc., menyampaikan pengantar mengenai urgensi pelaksanaan FGD. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengevaluasi dan menyempurnakan enam instrumen survei umpan balik yang diperuntukkan bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, pengguna lulusan, serta mitra kerja sama. Hasil dari forum ini diharapkan menjadi acuan standar bagi seluruh program studi dalam memperoleh data umpan balik yang berkualitas sebagai dasar peningkatan mutu dan pemenuhan standar akreditasi kualitatif LAM-PTKes.
FGD diikuti oleh Dekan, para Wakil Dekan, jajaran GPM-PR, para manajer bidang, Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Subbagian, Unit Penjaminan Mutu Program Studi, serta staf penjaminan mutu. Kegiatan menghadirkan Prof. Dr. dr. Khairuddin Djawad, Sp.KK(K) sebagai narasumber yang membahas perspektif asesor LAM-PTKes mengenai survei umpan balik sebagai bukti akreditasi kualitatif, serta dr. Bau Dilam Ardyansyah, M.BSc., MHPE, Ph.D. yang memaparkan prinsip penyusunan instrumen survei yang valid, reliabel, dan aplikatif.
Selanjutnya peserta mengikuti diskusi kelompok yang membahas penyempurnaan enam instrumen survei, yaitu untuk mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, pengguna lulusan, dan mitra kerja sama. Setiap kelompok mengevaluasi relevansi indikator, kejelasan redaksi, skala penilaian, mekanisme pelaksanaan, analisis data, serta keterkaitan instrumen dengan siklus PPEPP. Hasil pembahasan kemudian dipresentasikan dalam sidang pleno untuk memperoleh masukan dan mencapai kesepakatan bersama.
Melalui FGD ini, FK Unhas menargetkan tersusunnya matriks standar indikator survei umpan balik tingkat fakultas, enam instrumen survei yang telah disempurnakan, serta pedoman pelaksanaan survei yang akan diterapkan secara konsisten di seluruh program studi. Standardisasi tersebut diharapkan semakin memperkuat budaya mutu, mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan, dan meningkatkan kesiapan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dalam menghadapi akreditasi kualitatif LAM-PTKes.