


Toyama, Jepang, 31 Juli 2026 — Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) kembali menunjukkan kontribusinya di forum ilmiah internasional melalui partisipasi dosennya, Assoc. Prof. Syarif, MD, PhD, MHPE, sebagai pemakalah pada The 58th Annual Meeting of the Japan Society for Medical Education (JSME) yang diselenggarakan di Toyama, Jepang, pada 31 Juli–2 Agustus 2026.
Pertemuan ilmiah tahunan yang mengusung tema “Beyond Your Boundaries and Expectations” tersebut menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan kedokteran dari berbagai negara untuk berbagi hasil penelitian, inovasi, serta pengalaman dalam pengembangan pendidikan kedokteran yang adaptif terhadap tantangan global.
Pada kesempatan tersebut, Assoc. Prof. Syarif menyampaikan presentasi lisan (oral presentation) berjudul “Unravelling Depression in Surgical Residents: A Comprehensive Study of Underlying Risk Factors.” Penelitian tersebut mengkaji berbagai faktor risiko yang berkontribusi terhadap terjadinya depresi pada peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah, sekaligus menyoroti pentingnya penguatan dukungan terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan peserta didik sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan berkelanjutan.
Partisipasi dalam forum ilmiah internasional ini mencerminkan komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dalam mendorong pengembangan penelitian yang relevan dengan isu-isu strategis di bidang pendidikan kedokteran. Selain menjadi sarana diseminasi hasil penelitian, keikutsertaan ini juga membuka peluang untuk memperluas jejaring akademik, memperkuat kolaborasi penelitian, serta bertukar pengalaman dengan institusi pendidikan kedokteran dari berbagai negara.
Melalui keterlibatan aktif pada The 58th Annual Meeting of the Japan Society for Medical Education, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan kedokteran yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi pendidikan, dan kolaborasi internasional guna mendukung peningkatan mutu pendidikan kedokteran di tingkat nasional maupun global.