Makassar, 31 Juli 2026 — Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pembaruan Standar Operasional Prosedur (SOP) Bidang 1, Bidang 2, dan Bidang 3 sebagai bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat implementasi Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang diselenggarakan di Ruang Senat Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

Kegiatan dihadiri oleh Tim Zona Integritas Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin bersama Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni, dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D. Monitoring dan evaluasi tersebut bertujuan memastikan bahwa seluruh SOP pada Bidang 1, Bidang 2, dan Bidang 3 telah selaras dengan perkembangan regulasi, kebutuhan organisasi, serta prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Dalam sambutannya, dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D., menegaskan bahwa pembaruan SOP merupakan langkah strategis untuk mendukung penyelenggaraan tata kelola kelembagaan yang efektif, efisien, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan. Menurutnya, SOP yang diperbarui secara berkala menjadi pedoman penting dalam menjamin konsistensi pelaksanaan tugas setiap unit kerja sekaligus mendukung pencapaian indikator pembangunan Zona Integritas.

Selama kegiatan berlangsung, Tim Zona Integritas bersama para peserta melakukan penelaahan terhadap dokumen SOP dari masing-masing bidang dengan menitikberatkan pada kesesuaian alur kerja, kejelasan pembagian tugas dan tanggung jawab, efektivitas proses bisnis, penyederhanaan layanan, serta harmonisasi dengan kebijakan dan regulasi terbaru di lingkungan Universitas Hasanuddin. Berbagai masukan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam forum tersebut akan menjadi dasar penyempurnaan dokumen SOP agar implementasinya semakin optimal dan adaptif terhadap kebutuhan organisasi.

Selain menjadi sarana evaluasi dokumen, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi untuk memperkuat kesamaan persepsi antarsatuan kerja mengenai pentingnya standar pelayanan yang terdokumentasi dengan baik, mudah dipahami, dan mampu mendukung pelayanan yang transparan, konsisten, serta berorientasi pada kebutuhan sivitas akademika dan masyarakat.

Melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini, FK Unhas kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan prima. Penyempurnaan SOP secara berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat tata kelola institusi sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.