







Makassar, 6 Agustus 2026 — Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) menggelar audiensi bersama manajemen RS Hermina Makassar untuk membahas tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai Program Bantuan Pendidikan serta rekrutmen dokter spesialis dan subspesialis. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan rumah sakit dalam pengembangan sumber daya manusia kesehatan.
Pertemuan dipimpin oleh Dekan FK Unhas, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.PD-KGH., Sp.GK., FINASIM, didampingi Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya, Dr. dr. Andi Alfian Zainuddin, M.KM, MCE, Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni, dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D., serta Kepala Pusat Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), Prof. dr. Firdaus Hamid, Ph.D., Sp.MK(K), MCE. Audiensi berlangsung dalam suasana konstruktif dengan membahas implementasi kerja sama yang telah disepakati sebelumnya.
Pembahasan difokuskan pada penyusunan mekanisme teknis Program Bantuan Pendidikan bagi peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan subspesialis, termasuk kriteria penerima manfaat, alur seleksi, serta skema rekrutmen dan penempatan lulusan di RS Hermina Makassar setelah menyelesaikan pendidikan. Kedua belah pihak juga membahas langkah-langkah koordinasi lanjutan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan sesuai kebutuhan.
Melalui kerja sama ini, FK Unhas dan RS Hermina Makassar berkomitmen mendukung pengembangan tenaga dokter spesialis dan subspesialis yang kompeten sekaligus memperluas akses dukungan pendidikan bagi peserta didik. Kolaborasi ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemitraan berkelanjutan antara FK Unhas dan RS Hermina Makassar. Ke depan, kedua institusi berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan kedokteran spesialis sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.