









Makassar, 20 Agustus 2026 — Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) menjadi tuan rumah pertemuan dan kunjungan kerja dalam rangka penjajakan penelitian bersama (joint research) yang melibatkan IMARc dan PT. Awina Sinergi Internasional. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat jejaring kolaborasi penelitian lintas lembaga di bidang kedokteran dan kesehatan.
Kunjungan tersebut dihadiri oleh Mr. Nakamura Hirohide, selaku Chairman PT. Awina Sinergi Internasional, bersama perwakilan IMARc. Kehadiran pimpinan perusahaan dalam pertemuan ini menunjukkan komitmen pihak industri untuk membangun kemitraan penelitian yang berkelanjutan dengan institusi pendidikan tinggi, khususnya FK Unhas.
Kegiatan turut dihadiri oleh Prof. Dr. dr. Andi Makbul Aman, Sp.PD, K-EMD, dr. Endy Adnan, Ph.D., Sp.PD, K-R, FINASIM, dr. Khadijah Khairunnisa Hasyim, Sp.PD, K-GH, dr. Muh. Yunus Amran, Ph.D., Sp.S(K), FINR, FIPM, FINA, serta dr. Andriany Qanitha, Sp.JP, M.Sc., Ph.D. Pertemuan dipimpin oleh dr. Endy Adnan, Ph.D., Sp.PD, K-R, FINASIM bersama tim peneliti FK Unhas dengan fokus pada pembahasan aspek teknis rencana joint research, meliputi ruang lingkup penelitian, rancangan metodologi, tahapan pelaksanaan, serta pembagian peran dan tanggung jawab masing-masing pihak.
Diskusi berlangsung secara konstruktif dengan menyoroti peluang kolaborasi penelitian yang memiliki nilai ilmiah sekaligus aplikatif bagi kebutuhan kesehatan. Sinergi antara institusi akademik, lembaga riset, dan sektor industri diharapkan dapat menghasilkan inovasi serta memperkuat kapasitas penelitian di bidang kedokteran dan kesehatan.
Melalui pertemuan ini, FK Unhas menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring penelitian dan membangun kemitraan strategis dengan berbagai institusi nasional maupun internasional. Rencana joint research bersama IMARc dan PT Awina Sinergi Internasional diharapkan menjadi langkah awal bagi kolaborasi berkelanjutan yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu kedokteran dan peningkatan kesehatan masyarakat.