



Makassar, 10 Oktober 2026 – Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) menyelenggarakan Workshop Hilirisasi Riset dan Komersialisasi di Hotel Aryaduta Makassar. Mengusung tema “Ubah Hasil Riset Anda, Jadi Produk & Solusi!”, kegiatan ini bertujuan mendorong hasil penelitian agar dapat dikembangkan menjadi produk, teknologi, dan solusi yang memiliki manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Kegiatan dibuka oleh Dekan FK Unhas, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.PD-KGH., Sp.GK., FINASIM. Turut hadir Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. dr. Andi Muh. Takdir Musba, Sp.An-TI., M.N(K); Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni, dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D; Manajer Bidang Pengembangan, Dr. dr. Asty Amalia, M.Med.Ed.; serta Manajer Bidang Pendidikan, Dr. dr. Nuralam Sam, Sp.KFR., M.S.(K), AIFO.
Workshop menghadirkan Felix Pasila, S.T., M.Sc., Ph.D, inventor dan pendiri perusahaan rintisan teknologi, serta Asmi Citra Malina, S.Pi., M.Agr., Ph.D, Direktur Inovasi dan Kekayaan Intelektual Universitas Hasanuddin, sebagai narasumber.
Materi yang dibahas meliputi skema hilirisasi inovasi dari hasil riset menjadi produk atau solusi, strategi komersialisasi penelitian, pendampingan penyusunan proposal start-up, serta penelaahan proposal sebelum diajukan pada skema pendanaan yang relevan.
Salah satu capaian utama kegiatan ini adalah tersusunnya sejumlah proposal hilirisasi riset dari peserta yang berpotensi memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan siap dikembangkan untuk pengajuan pada skema hibah tahun 2026/2027. Capaian ini menjadi langkah konkret dalam mendorong hasil penelitian agar tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi dapat diterjemahkan menjadi inovasi yang aplikatif dan bernilai tambah.
Melalui workshop ini, FK Unhas terus memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang berorientasi pada pemanfaatan hasil penelitian. Penguatan kapasitas sivitas akademika dalam hilirisasi dan komersialisasi diharapkan dapat membuka peluang pendanaan, pengembangan produk, dan kolaborasi yang mendukung pemanfaatan teknologi di bidang kedokteran dan kesehatan.
Upaya tersebut sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghubungkan riset dengan kebutuhan masyarakat, sehingga inovasi yang lahir dari lingkungan akademik dapat berkembang menjadi solusi yang relevan, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kehidupan.
.