



Makassar, 9 Oktober 2026 – Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) menyelenggarakan Workshop Paten bertajuk “Pendampingan Penulisan dan Drafting Paten sampai Siap Didaftarkan” di Hotel Aryaduta Makassar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dosen dalam mengembangkan hasil penelitian menjadi invensi yang memiliki potensi untuk memperoleh perlindungan kekayaan intelektual.
Kegiatan dibuka oleh Dekan FK Unhas, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.PD-KGH., Sp.GK., FINASIM dan dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni FK Unhas, dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D. Workshop menghadirkan Felix Pasila, S.T., M.Sc., Ph.D., inventor dan startup technology founder, sebagai narasumber.
Materi workshop mencakup pemetaan ide dan konsep menjadi invensi, penyusunan draf paten, proses pendaftaran, hingga penyusunan tindak lanjut. Peserta dibekali pemahaman mengenai tahapan pengembangan hasil penelitian serta penyusunan dokumen paten sesuai ketentuan yang berlaku.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pendampingan langsung oleh tim narasumber. Dalam sesi ini, peserta memperoleh arahan untuk mempersiapkan dokumen, menyusun klaim, dan menyempurnakan draf paten agar siap memasuki proses pendaftaran.
Workshop ini menghasilkan capaian konkret berupa 22 draf paten yang berhasil disiapkan dan siap untuk didaftarkan. Capaian tersebut menjadi langkah penting dalam mendorong hasil penelitian dosen FK Unhas agar tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi dapat dikembangkan menjadi inovasi yang memiliki perlindungan hukum dan potensi pemanfaatan yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, FK Unhas terus memperkuat budaya riset dan inovasi dengan mendorong sivitas akademika menghasilkan karya yang bernilai tambah. Penguatan kapasitas dalam pengelolaan kekayaan intelektual diharapkan dapat meningkatkan produktivitas inovasi, memperluas pemanfaatan hasil penelitian, serta membuka peluang pengembangan solusi di bidang kedokteran dan kesehatan.
Pendampingan paten ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem penelitian yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemanfaatan hasil riset. Dengan demikian, inovasi yang dihasilkan diharapkan dapat berkembang dari gagasan ilmiah menjadi karya yang memberikan manfaat lebih luas bagi pelayanan kesehatan dan masyarakat.
.