Makassar, 16 Oktober 2026 – Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) membahas rencana Memorandum of Understanding (MoU) Fellowship Clinical Exchange bersama Wuhan Union Hospital, Tongji Medical College, Huazhong University of Science and Technology (HUST), Wuhan, Tiongkok. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama pendidikan klinis, pertukaran tenaga medis, dan pengembangan riset, khususnya di bidang Ortopedi dan Traumatologi.

Dari FK Unhas, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya, Dr. dr. Andi Alfian Zainuddin, MKM; Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni, dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D; Kepala Pusat Program Pendidikan Dokter Spesialis, Prof. dr. Firdaus Hamid, Ph.D., Sp.MK(K); Ketua Departemen Ortopedi dan Traumatologi FK Unhas, Dr. dr. Muhammad Sakti, Sp.OT(K), Subsp. O.T.B(K), FICS; Ketua Program Studi Ortopedi dan Traumatologi Sp-1, dr. Muhammad Andry Usman, M.Kes, Sp.OT(K), Ph.D; serta Ketua Program Studi Ortopedi dan Traumatologi Sp-2 FK Unhas, dr. Muhammad Phetrus Johan, M.Kes., Ph.D., Sp.OT(K). Sejumlah staf dan residen Ortopedi FK Unhas juga turut mengikuti pertemuan.

Sementara itu, Wuhan Union Hospital diwakili oleh Ketua Departemen Ortopedi, Prof. Yan Cao, dan Sekretaris Departemen Ortopedi, Prof. Gao Yong. Kehadiran pimpinan dari kedua institusi menunjukkan komitmen untuk membangun kerja sama yang terarah dan berkelanjutan dalam pengembangan pendidikan serta layanan klinis.

Dalam pembahasan, kedua pihak menelaah peluang pertukaran fellow, dokter spesialis, dan residen melalui kunjungan klinis, rotasi, pelatihan, serta diskusi ilmiah. Program ini diharapkan dapat memperluas pengalaman peserta terhadap praktik ortopedi, pemanfaatan teknologi medis, dan sistem pelayanan kesehatan di masing-masing institusi.

Kerja sama tersebut juga membuka peluang pengembangan penelitian bersama dan publikasi ilmiah, sehingga pertukaran pengalaman klinis dapat berjalan seiring dengan penguatan kapasitas riset dan pengembangan keilmuan.

Dekan FK Unhas, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.PD-KGH., Sp.GK., FINASIM, menyampaikan bahwa rencana kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan.

“Pertemuan ini adalah langkah strategis untuk membuka akses bagi akademisi dan tenaga medis FK Unhas dalam memperoleh pengalaman klinis internasional, sekaligus memperkenalkan kekuatan kami dalam pendidikan kedokteran dan layanan kesehatan di Indonesia Timur,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama yang dibangun diharapkan dapat diwujudkan melalui program yang konkret, terukur, dan berkelanjutan.

“Kami ingin fellowship ini menjadi jembatan nyata untuk pertukaran ilmu, penguatan kompetensi klinis, riset bersama, dan pada akhirnya memberikan manfaat bagi pasien serta masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni FK Unhas, dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D, mengapresiasi keterbukaan Wuhan Union Hospital dalam membahas rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, program ini dapat memberikan kesempatan bagi staf dan residen Ortopedi FK Unhas untuk memperoleh pengalaman klinis sekaligus mempelajari praktik terbaik di institusi mitra internasional.

Ia juga menegaskan bahwa FK Unhas terbuka untuk mengembangkan kolaborasi yang lebih luas, tidak hanya dalam pertukaran klinis, tetapi juga pada bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi pelayanan kesehatan.

Melalui rencana Fellowship Clinical Exchange ini, FK Unhas dan Wuhan Union Hospital berupaya membangun kemitraan internasional yang mendukung peningkatan kompetensi tenaga medis, penguatan pendidikan spesialis, serta pengembangan riset dan layanan Ortopedi dan Traumatologi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan pertukaran pengetahuan yang berkelanjutan dan pada akhirnya memberikan manfaat yang lebih luas bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

.