Makassar, 26 Oktober 2026 – Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) menyambut kedatangan empat mahasiswa inbound dari Erasmus University, Belanda, dalam rangka pelaksanaan program Clinical Training yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 18 Desember 2026. Keempat mahasiswa tersebut yakni Sanne Kranendonk, Elyne Christianne Roos, Amira Medhar, dan Eveline Emma Roelofsen.

Kegiatan penyambutan dihadiri langsung oleh Dekan FK Unhas, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.PD-KGH., Sp.GK., FINASIM; Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. dr. Andi Muh. Takdir Musba, Sp.An-TI., M.N(K); Manajer Bidang Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran, dr. Muh. Firdaus Kasim, M.Sc., D.Phil; serta Tim Urusan Internasional FK Unhas.

Program Clinical Training ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa Erasmus University untuk memperoleh pengalaman pembelajaran klinis melalui observasi langsung di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, departemen akademik, dan rumah sakit mitra FK Unhas.

Selama program berlangsung, mahasiswa dijadwalkan mengikuti observasi pelayanan kesehatan di puskesmas serta pembelajaran di sejumlah departemen, meliputi Ilmu Penyakit Dalam dengan fokus penyakit tropis dan infeksi, Dermatologi dan Venereologi, Obstetri dan Ginekologi, Ilmu Kesehatan Anak, Bedah, Parasitologi, Pulmonologi, Mikrobiologi, Oftalmologi, Telinga Hidung Tenggorok (THT), dan Neurologi. Kegiatan juga mencakup pengenalan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi melalui Laboratorium Anatomi Virtual Reality (VR).

Selain pembelajaran di lingkungan kampus, mahasiswa akan mengikuti observasi kasus klinis di RSUD Bantaeng, RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, dan RSUD dr. Tadjuddin Chalid. Rangkaian program turut dilengkapi dengan sesi berbagi pengalaman bersama mahasiswa Unhas serta presentasi akhir berupa laporan kasus (case report).

Melalui program ini, FK Unhas berupaya memperkuat pertukaran pengetahuan, pengalaman klinis, dan pemahaman lintas budaya sekaligus memperluas jejaring kerja sama akademik internasional. Kehadiran mahasiswa Erasmus University juga diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan pembelajaran yang kolaboratif dan berorientasi global.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penguatan wawasan dan kompetensi di bidang pelayanan kesehatan, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pertukaran akademik dan pembelajaran klinis internasional, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kerja sama pendidikan kedokteran antarperguruan tinggi lintas negara.

.