Ruang senat rektorat universitas hasanuddin , dihadiri para guru besar, dosen, staff maupun keluarga dari dua guru besar yang akan dikukuhkan yaitu Prof. dr. Peter Kabo, Ph.D, MD,SPFK,SPIP(bidang Ilmu Farmakologi ) danProf.Dr. dr. Dasril Daud,Sp.A(K)(bidang ilmu kesehatan anak) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin(FKUH) , pada tanggal 02 September 2010 yang akan menyampaikan pidato penerimaan jabatan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin(FKUH)Makassar , didepan Rapat senat terbuka luar biasa.
Acara pidato penerimaan jabatan guru besar FKUH ini dibuka oleh Prof. Dr. dr. Idrus Paturusi,Sp.BO , kemudian dilanjutkan pembacaan riwayat hidup dari dua guru besar yang akan dikukuhkan , selanjutnya pembacaan pidato dari keduanya.
Prof. dr. Peter Kabo, Ph.D, MD,SPFK,SPIP (bidang Ilmu Farmakologi )FK-Unhas,kelahiran Makassar 29 Maret 1950,suami dari Ida Susyani Sinarwan, ayah dari dua orang putera ,Steven Kabo dan Andrew Kabo, yang adalah Kepala bagian Farmakologi FK-Unhas, Kepala Instansi Cardiac Center RS.Dr.Wahidin Sudirohusodo dan Ketua Program Studi bagian Kardiologi FK-Unhas menyampaikan pidatonya yang pertama kali dengan persiapan selama delapan tahun seperti yang diakuinya secara jenaka , berjudul “ Meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan melalui pendekatan farmakoterapi yang rasional ” yang menerangkan bahwa semua kultur didunia memiliki kebudayaan penyembuhan,baik dari bahan alami atau senyawa yang memiliki khasiat penyembuhan yang disebut obat. Diakui banyak obat yang tidak efektif dan kadang tidak dipahami oleh dokter dikarenakan kurang informasi yang update tentang obat yang baik sebagai parameter pemilihan obat.
Prof.Dr. dr. Dasril Daud,Sp.A(K) (bidang ilmu kesehatan anak) FK-Unhas , kelahiran Makassar 23 September 1952,suami dari Hj.Truly Dasril Djimahit, ayah dari dua orang putera-puteri,Tanri Fathky Dasril dan Nadya Nurul Dasril. Yang adalah dosen, ketua program studi program pendidikan dokter spesialis ilmu kesehatan anak FK-Unhas, ketua konsentrasi program pendidikan dokter spesialis terpadu (Magister kedokteran/combined degree)program pasca sarjana Unhas yang baru saja menerima tanda kehormatan Satyalencana Karya Satya 2010 dari Presiden RI , menyampaikan pidatonya yang berjudul “ Thalassemia sebagai penyakit genetik,saat kini dan masa akan datang” , menerangkan bahwa pentingnya darah bagi kehidupan manusia ,penyakit genetik,penyakit darah bawaan pada anak (rusaknya sel darah merah anak). Darah yang dahulunya dikategorikan sebagai jaringan tubuh, sekarang dimasukkan dalam kelompok organ.
Atas nama seluruh civitas akademika fakultas kedokteran universitas hasanuddin diucapkan
“Selamat dan sukses atas keberhasilan mendapatkan anugerah dan martabat ilmiah sebagai guru besar, semoga apa yang telah dicapai dapat menjadi amal dan ibadah serta bermanfaat bagi seluruh umat manusia. Amien.” (10-RI,Sept10)