Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK UNHAS) menggelar “Mini-Simposium: Pengembangan Media Pembelajaran Kedokteran Berbasis Digital” di Ruang Senat lantai II FK UNHAS pada tanggal 19 Desember 2023. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat FK Unhas, termasuk Dekan, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes, Sp.PD-KGH, Sp.GK, FINASIM, Wakil Dekan Bidang Perencanaan, SDM, dan Alumni, dr. Firdaus Hamid, Ph.D, Sp.MK, serta Manajer Bidang Akademik, dr. Asty Amalia Nurhadi, M.Med.Ed. Kegiatan ini dihadiri pula oleh dosen serta mahasiswa S2 Ilmu Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan, FK UNHAS.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan inovasi dalam penerapan media pembelajaran kedokteran oleh dosen untuk mahasiswa, mengingat kebutuhan aplikasi dan permasalahan kebutuhan media edukatif yang semakin kompleks. Pada mini-simposium ini, mahasiswa aktif pada program tersebut berperan menjadi pemateri dengan enam topik yang berbeda.

Dalam sambutannya, Dekan FK UNHAS menekankan bahwa pengembangan media pembelajaran tidak hanya penting untuk mencapai keberhasilan pembelajaran di Indonesia. “Mini-Simposium yang diadakan ini merupakan inovasi dalam media pembelajaran yang cerdas dan diharapkan dapat bermanfaat secara maksimal,” ujar Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid.

Wakil Dekan Bidang Perencanaan, SDM, dan Alumni yang sekaligus berperan sebagai Plt. Ketua Program Studi S2 Ilmu Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan, FK UNHAS menambahkan bahwa kegiatan simposium tidak terbatas pada mahasiswa S2 Ilmu Kependidikan Kedokteran dan Kesehatan, tetapi juga terbuka untuk universitas di wilayah VI. “Ini sangat penting sebagai proses pembelajaran, peningkatan kompetensi, dan bukan hanya pemenuhan angka kredit mahasiswa S2. Kegiatan ini menjadi tempat berbagi informasi mengenai media pembelajaran dan inovasi yang dapat diterapkan, sehingga diharapkan terjadi peningkatan dan penambahan transfer ilmu dalam proses pendidikan,” jelas dr. Firdaus Hamid.

Acara ini memberikan peluang bagi para peserta untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan media pembelajaran kedokteran berbasis digital, serta menjadi langkah nyata dalam menciptakan sistem pembelajaran yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan teknologi.