Program studi penyakit paru dianggap perlu dan penting karena tingginya angka kematian karena penyakit paru dan masih kurangnya spesialisasi penyakit paru dalam memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat.7 oktober 2010,bertempat di ruang senat lantai dua fakultas kedokteran universitas hasanuddin(FK unhas) yang dihadiri oleh dekan fakultas kedokteran unhas , Prof.dr. Irawan Yusuf,Ph.D yang member kata sambutan kepada utusan dari fakultas kedokteran universitas Indonesia yaitu Prof. dr. Faisal Yunus,Ph.D,Sp.P(K) , Ketua kolegium program studi penyakit paru) dan Prof. dr.Pratiwi Soedarmono,Sp.MK, Ketua program studi penyakit paru UI dilakukan penandatanganan MOU untuk program studi penyakit paru.
Oleh Prof. dr.Pratiwi Soedarmono,Sp.MK, program studi pulmonologi dan respirasi masih masuk dalam ilmu penyakit paru. Ahli penyakit paru atau dokter spesialis paru jumlahnya hanya delapan ratusan orang saja saat ini dan untuk Indonesia bagian timur hanya ada program studi paru di Udayana dan Unhas.
Oleh Prof. dr.Pratiwi Soedarmono,Sp.MK, program studi pulmonologi dan respirasi masih masuk dalam ilmu penyakit paru. Ahli penyakit paru atau dokter spesialis paru jumlahnya hanya delapan ratusan orang saja saat ini dan untuk Indonesia bagian timur hanya ada program studi paru di Udayana dan Unhas.
Dari hasil visitasi program studi penyakit paru unhas mendapat perhatian karena didukung adanya rumah sakit pendidikan , sumber daya manusiannya dan jumlah pasien yang cukup.
Kiranya unhas sebagai kiblat dari universitas bagian timur dapat menghasilkan spesialis ilmu penyakit paru yang berbasis kompetensi sebagai profesi yang diakui baik secara nasional maupun internasional.Bukan hanya dalam penyakit paru dan bukan hanya dalam konteks pendidikan tetapi juga dalam konteks pelayanan.
Selamat atas kerjasamanya,selamat bergabung dan sukses untuk menghasilkan ahli ahli paru yang berkompeten. (10RI,10-10)
Selamat atas kerjasamanya,selamat bergabung dan sukses untuk menghasilkan ahli ahli paru yang berkompeten. (10RI,10-10)