Makassar, 25 Juni 2026 — Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) bekerja sama dengan SingHealth Duke-NUS Academic Medical Centre menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture di Aula PPDS FK Unhas, Kamis (25/6). Kegiatan ini menghadirkan dua pakar internasional yang membahas perkembangan terkini dalam penanganan kanker payudara dan skoliosis.

Acara dibuka oleh Prof. Dr. dr. Rina Masadah, M.Phil., Sp.PA(K) yang menekankan pentingnya kolaborasi akademik dan pertukaran ilmu pengetahuan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan. Turut hadir Prof. Dr. dr. Prihantono, Sp.B(K)Onk., M.Kes selaku Ketua Departemen Ilmu Bedah FK Unhas.

Pada sesi pertama, Dr. Oey Chung Lie membawakan materi “Advances in Breast Cancer Screening and Management: The Singapore Experience”. Ia memaparkan berbagai inovasi dalam deteksi dini, skrining berbasis risiko, serta perkembangan terapi kanker payudara yang diterapkan di Singapura untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan dan kualitas hidup pasien.

Sesi berikutnya menghadirkan Prof. Reuben Soh dengan materi “Beyond the Brace: Vertebral Body Tethering as a Motion-Preserving Solution for Scoliosis”. Dalam paparannya, Prof. Soh menjelaskan metode Vertebral Body Tethering (VBT) sebagai pendekatan modern dalam penanganan skoliosis yang memungkinkan koreksi deformitas tulang belakang dengan tetap mempertahankan mobilitas pasien.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri atas dosen, dokter, residen, dan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, FK Unhas menegaskan komitmennya dalam memperkuat jejaring internasional serta menghadirkan akses terhadap perkembangan ilmu dan teknologi kesehatan terkini guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan.