




Soppeng, 2 Agustus 2026 — Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) terus mendorong penguatan peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperluas sinergi dengan pemerintah daerah. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK Unhas, Dr. dr. Andi Muh. Takdir Musba, Sp.An-TI, MNK, saat menghadiri pembukaan Aksi Bersama KEMA Mengabdi (ABADI) Vol. 5 di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng.
ABADI Vol. 5 merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KEMA) FK Unhas yang berlangsung selama 3 hari yaitu tanggal 1-3 Agustus 2026. Program ini menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pendidikan sekaligus mengembangkan kepedulian terhadap berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat.
Dalam sambutannya, Dr. dr. Andi Muh. Takdir Musba menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan pengabdian. Menurutnya, proses pendidikan kedokteran tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi akademik dan klinis, tetapi juga pada pembentukan karakter, empati, serta tanggung jawab sosial sebagai bagian dari profesionalisme seorang dokter.
“Ketika terjun langsung di tengah masyarakat, mahasiswa kita dapat melihat berbagai kondisi riil yang terjadi. Pengalaman ini penting untuk memupuk empati dan menyadarkan mereka bahwa persoalan kesehatan di lapangan adalah tanggung jawab moral bersama sebagai seorang dokter nantinya,” ujarnya.
Selain memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa, pelaksanaan ABADI Vol. 5 juga dinilai memiliki potensi untuk menjadi salah satu langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dan Pemerintah Kabupaten Soppeng. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat berkembang tidak hanya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga dalam berbagai program yang mendukung penguatan pelayanan kesehatan dan pengembangan pendidikan kesehatan secara berkelanjutan.
“Apabila FK Unhas mendapat kesempatan untuk berpartisipasi lebih jauh, kami berharap kolaborasi ini dapat dikembangkan dalam ranah pelayanan kesehatan daerah secara komprehensif, khususnya di bidang kedokteran dan pendidikan kesehatan berkelanjutan,” jelasnya.
FK Unhas memandang kolaborasi antara institusi pendidikan kedokteran dan pemerintah daerah sebagai bagian penting dalam menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat. Sinergi tersebut sekaligus membuka ruang bagi sivitas akademika untuk berkontribusi melalui pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan berbagai program kesehatan yang memberikan manfaat nyata bagi daerah.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK Unhas turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng atas dukungan dan penerimaan terhadap pelaksanaan ABADI Vol. 5. Dukungan pemerintah daerah diharapkan semakin memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat sekaligus membangun jejaring kelembagaan yang berkelanjutan.
Melalui ABADI Vol. 5, FK Unhas berharap semangat pengabdian mahasiswa dapat terus berkembang sebagai bagian integral dari proses pendidikan kedokteran. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi antara FK Unhas dan Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta pengembangan sumber daya manusia kesehatan di daerah.