















Makassar, 7–9 Agustus 2026 — Program Studi Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) menyelenggarakan Workshop Evaluasi Semester Akhir Tahun Ajaran 2025/2026 dan Persiapan Semester Awal Tahun Ajaran 2026/2027 di Claro Hotel Makassar, 7–9 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Sarjana Kedokteran FK Unhas dalam memperkuat sistem evaluasi dan perencanaan pembelajaran secara berkelanjutan. Melalui forum ini, pelaksanaan proses pembelajaran selama semester sebelumnya dievaluasi secara menyeluruh, sekaligus dilakukan penyusunan dan pematangan strategi pembelajaran untuk semester berikutnya.
Workshop diikuti oleh jajaran pimpinan fakultas, pengelola Program Studi Sarjana Kedokteran, tim pengelola blok, serta dosen pengampu. Kegiatan turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.PD-KGH., Sp.GK., FINASIM, beserta para wakil dekan, yaitu Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. dr. Andi Muh. Takdir Musbah, Sp.An-TI, Subsp.M.N.(K), FIPM, Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya, Dr. dr. Andi Alfian Zainuddin, M.KM, MCE., serta Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni, dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D.
Dalam arahannya, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid menekankan pentingnya menjadikan evaluasi sebagai bagian integral dari upaya peningkatan mutu pendidikan kedokteran. Evaluasi pembelajaran tidak hanya diarahkan untuk mengidentifikasi berbagai kendala dalam pelaksanaan kegiatan akademik, tetapi juga menjadi dasar dalam merumuskan langkah perbaikan yang konkret dan berkelanjutan.
Dekan FK Unhas juga menekankan pentingnya memastikan keterkaitan yang kuat antara perencanaan pembelajaran, proses pelaksanaan, metode asesmen, dan pencapaian kompetensi lulusan. Menurutnya, setiap komponen dalam proses pendidikan perlu dirancang secara terintegrasi agar mampu mendukung pencapaian standar kompetensi yang diharapkan serta menjawab perkembangan ilmu kedokteran dan kebutuhan pelayanan kesehatan.
Selain aspek akademik, penguatan koordinasi dan kolaborasi antarpengelola pembelajaran juga menjadi perhatian dalam arahannya. Sinergi antara program studi, tim pengelola blok, dan dosen pengampu dinilai penting untuk memastikan proses pembelajaran berjalan secara konsisten, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.
Prof. Haerani juga mendorong agar pemanfaatan teknologi pembelajaran terus dioptimalkan sebagai bagian dari transformasi pendidikan kedokteran. Penggunaan berbagai platform digital diharapkan tidak hanya menjadi sarana pendukung pembelajaran, tetapi juga mampu memperkuat monitoring capaian pembelajaran dan menyediakan data yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan akademik.
Sejumlah agenda strategis kemudian dibahas selama workshop, meliputi evaluasi pelaksanaan pembelajaran, capaian pembelajaran, pengembangan dan integrasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS), perencanaan blok dan mata kuliah, sistem asesmen, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi dan platform pembelajaran digital, termasuk Sikola dan Apps-CPL.
Evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesesuaian antara perencanaan pembelajaran, implementasi kegiatan akademik, serta metode asesmen dengan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan. Hasil evaluasi selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam melakukan penyempurnaan desain pembelajaran pada semester berikutnya.
Selain evaluasi, workshop juga menjadi forum kolaboratif bagi pengelola program studi, tim pengelola blok, dan dosen pengampu untuk mempersiapkan penyelenggaraan pembelajaran Semester Awal Tahun Ajaran 2026/2027. Melalui diskusi dan Focus Group Discussion (FGD), peserta membahas berbagai aspek akademik dan teknis guna memastikan kesiapan pelaksanaan pembelajaran serta keselarasan antarkomponen dalam sistem pendidikan.
Pelaksanaan workshop mencerminkan komitmen Program Studi Sarjana Kedokteran FK Unhas terhadap penerapan budaya mutu melalui evaluasi, kolaborasi, dan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Proses evaluasi yang dilakukan secara sistematis diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan pendidikan kedokteran yang semakin terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan.
Melalui penguatan perencanaan dan evaluasi pembelajaran secara berkelanjutan, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan kedokteran dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, berintegritas, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pelayanan kesehatan.