










Makassar, 13 Agustus 2026 — Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) menerima kunjungan benchmarking dari Sekolah Vokasi Universitas Terbuka (SV-UT). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda kunjungan SV-UT ke Subdirektorat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Hasanuddin untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam penerapan K3 di lingkungan perguruan tinggi.
Rombongan SV-UT dipimpin oleh Direktur Sekolah Vokasi Universitas Terbuka, Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A., didampingi Direktur UT Makassar, Prof. Dr. Abdul Rahman Rahim, Wakil Direktur I Bidang Akademik Sekolah Vokasi Universitas Terbuka, Dr. Tuti Purwoningsih, S.Pd., M.Sc., serta Manajer Kemitraan dan Alumni Sekolah Vokasi Universitas Terbuka, Dr. Andi Harmoko Arifin, S.E., M.Si. Turut hadir Wise Rogate Silalahi, S.Hut., M.M., dosen Logistik Niaga; Reza Fitriansyah, S.Kom., M.Kom, dosen Teknologi Informasi; dan Nabila Meutia Pratiwi, S.Hum.
Kunjungan tersebut diterima oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya FK Unhas, Dr. dr. Andi Alfian Zainuddin, M.KM, MCE, bersama Tim K3 FK Unhas. Kehadiran pimpinan fakultas dan Tim K3 menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan budaya keselamatan dan kesehatan kerja, khususnya dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman bagi sivitas akademika dan mendukung berbagai aktivitas pendidikan, penelitian, serta pelayanan.
Dalam rangkaian kunjungan, rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap penerapan K3 di sejumlah area FK Unhas, termasuk ruang K3, ruang laboratorium, kantin, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Tim K3 FK Unhas juga memaparkan fasilitas keselamatan kerja, sistem tanggap darurat, proteksi kebakaran, fasilitas Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), rambu-rambu K3, serta berbagai sarana pendukung lainnya yang diterapkan sesuai dengan karakteristik aktivitas di lingkungan Fakultas Kedokteran.
Melalui kegiatan benchmarking ini, FK Unhas dan SV-UT saling bertukar pengalaman dalam mengembangkan sistem K3 yang efektif, aman, dan berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat jejaring antarinstitusi serta mendorong evaluasi dan peningkatan penerapan budaya K3 sebagai bagian integral dari tata kelola fakultas. Diharapkan, praktik baik yang dibagikan dapat mendukung terciptanya lingkungan perguruan tinggi yang aman, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.