Malino, 15 Agustus 2026 — Program Studi Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher (THT-BKL) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) menyelenggarakan Bakti Sosial Bersih-Bersih Telinga 2026 di SD Inpres Palangga, Malino, Kabupaten Gowa, Sabtu (15/8).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus wujud kepedulian Program Studi THT-BKL FK Unhas terhadap peningkatan kesehatan telinga dan pendengaran pada anak usia sekolah. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan pada pentingnya menjaga kesehatan telinga serta melakukan pemeriksaan secara tepat sejak usia dini.

Rangkaian kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan telinga, pembersihan liang telinga, serta edukasi mengenai cara menjaga kesehatan telinga dan pendengaran. Edukasi diberikan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai kebiasaan yang tepat dalam merawat telinga sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan pendengaran dalam mendukung proses belajar, komunikasi, dan tumbuh kembang anak.

Bakti sosial tersebut melibatkan staf pengajar dan residen Program Studi THT-BKL FK Unhas yang secara langsung memberikan pelayanan dan edukasi kepada para siswa. Keterlibatan staf pengajar dan residen juga mencerminkan kolaborasi dalam mengintegrasikan aspek pendidikan, pelayanan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari kegiatan, Program Studi THT-BKL FK Unhas turut menyerahkan perlengkapan pendukung kebersihan dan kesehatan telinga kepada pihak sekolah. Para siswa yang mengikuti pemeriksaan dan pembersihan telinga juga memperoleh goodie bag sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam rangkaian kegiatan.

Kegiatan ini diprakarsai dan mendapat dukungan dari Ketua Departemen THT-BKL FK Unhas, Dr. dr. Muhammad Amsyar Akil, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp. B.E.(K), dengan dr. M. Yusuf Manggabarani sebagai Ketua Panitia Pelaksana dari unsur residen. Dukungan seluruh staf pengajar dan residen menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan pengabdian berlangsung dengan baik serta memberikan manfaat langsung kepada para siswa.

Melalui Bakti Sosial Bersih-Bersih Telinga 2026, Program Studi THT-BKL FK Unhas terus memperkuat kontribusinya dalam upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan telinga dan pendengaran. Kegiatan berbasis sekolah diharapkan dapat menjadi sarana untuk menanamkan perilaku menjaga kesehatan telinga sejak dini sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap gangguan pendengaran yang dapat memengaruhi kualitas hidup dan proses pendidikan anak.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari semangat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan deteksi dini gangguan pendengaran dalam “Menyongsong Indonesia Bebas Tuli 2030”