Makassar, 21 September 2026 — Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) menerima kunjungan delegasi Association of Medical Doctors of Asia (AMDA) Korea dan AMDA Nepal. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring internasional serta membuka peluang kolaborasi antarinstitusi, khususnya dalam bidang pendidikan dan penelitian.

Delegasi Association of Medical Doctors of Asia (AMDA) Korea dan AMDA Nepal diterima langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes, Sp.PD, K-GH., Sp.GK, FINASIM, bersama jajaran pimpinan fakultas, yakni Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. dr. Andi Muh. Takdir Musba, Sp.An-TI., M.N(K); Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumberdaya Dr. dr. Andi Alfian Zainuddin, M.K.M; serta Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akademik dan kolaboratif dengan pembahasan mengenai peluang pengembangan kerja sama antara Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, AMDA Korea, dan AMDA Nepal. Kolaborasi diarahkan pada penguatan bidang pendidikan dan penelitian, termasuk peluang pertukaran pengetahuan, pengembangan kegiatan akademik bersama, serta penelitian kolaboratif yang dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu kedokteran dan kesehatan.

Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperluas konektivitas FK Unhas dengan mitra internasional. Melalui komunikasi dan penjajakan kerja sama yang berkelanjutan, masing-masing institusi diharapkan dapat mengidentifikasi bidang-bidang strategis yang dapat dikembangkan menjadi program kolaborasi konkret di masa mendatang.

Sebagai institusi pendidikan kedokteran, FK Unhas terus mendorong penguatan kemitraan internasional sebagai bagian dari pengembangan kualitas pendidikan, penelitian, inovasi, dan jejaring akademik global. Kehadiran AMDA Korea dan AMDA Nepal diharapkan menjadi langkah awal bagi terbentuknya kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi sivitas akademika dan pengembangan ilmu kesehatan.

Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk membangun hubungan kelembagaan yang semakin erat melalui kolaborasi akademik dan penelitian lintas negara.

.