Makassar, 28 September 2026 – Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) membahas rencana kolaborasi penelitian bersama Mochtar Riady Institute for Nanotechnology (MRIN) dan St Vincent’s Institute of Medical Research (SVI), Melbourne, Australia. Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan riset di bidang pharmacogenomics.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Dekan FK Unhas, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.PD, K-GH., Sp.GK., FINASIM., Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni FK Unhas, dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D., Manajer Bidang Publikasi, Kemitraan, dan Alumni FK Unhas, dr. Andriany Qanitha, Ph.D., Sp.JP., Prof. dr. Irawan Yusuf, Ph.D., drh. Safarina G. Malik, M.S., Ph.D., serta Head of Human Genomics & Evolution, St Vincent’s Institute of Medical Research, Melbourne, Australia, Irene Gallego Romero.

Dalam pertemuan tersebut, para pihak mendiskusikan peluang pengembangan penelitian bersama dengan mengintegrasikan kepakaran, sumber daya, dan kapasitas riset dari masing-masing institusi. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah pharmacogenomics, yaitu bidang ilmu yang mempelajari pengaruh variasi genetik terhadap respons individu terhadap obat.

Pengembangan riset pharmacogenomics dinilai berpotensi mendukung penerapan precision medicine, termasuk pengembangan terapi yang lebih tepat berdasarkan karakteristik genetik setiap individu. Kolaborasi ini juga membuka peluang bagi pelaksanaan penelitian bersama, pertukaran pengetahuan dan keahlian, serta peningkatan kapasitas peneliti.

Melalui penjajakan kerja sama ini, FK Unhas terus memperkuat jejaring penelitian dengan institusi nasional dan internasional. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen FK Unhas dalam mendorong pengembangan riset dan inovasi di bidang kedokteran dan kesehatan.

Inisiatif ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being melalui pengembangan penelitian yang berpotensi meningkatkan ketepatan pelayanan dan terapi kesehatan; SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui penguatan riset dan inovasi di bidang kesehatan; serta SDG 17: Partnerships for the Goals melalui pengembangan kemitraan penelitian nasional dan internasional

.