

Makassar, 27 September 2026 – Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif, Departemen Ilmu Anestesi, Perawatan Intensif dan Manajemen Nyeri Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) menggelar bakti sosial dan pengabdian kepada masyarakat di kawasan Car Free Day (CFD) Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Minggu (27/9).
Kegiatan ini menghadirkan edukasi dan praktik Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi masyarakat yang hadir di kawasan CFD Boulevard. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai cara mengenali kondisi henti napas dan henti jantung serta langkah pertolongan awal melalui kompresi dada atau pijat jantung.
dr. Andi Adil, M.Kes, Sp.An-TI, Subsp.An.Kv.(K) menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian masyarakat Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif FK Unhas untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan.
“Melalui bakti sosial dan pengabdian masyarakat ini, kami mengajarkan kepada masyarakat awam tindakan Bantuan Hidup Dasar, yang sering dikenal sebagai pijat jantung luar atau kompresi jantung,” ujar dr. Andi Adil.
Menurutnya, kemampuan memberikan pertolongan awal sangat penting karena kondisi henti napas maupun henti jantung dapat terjadi secara tiba-tiba dan di berbagai tempat, mulai dari ruang publik, pusat olahraga, hingga perkantoran. Dengan pengetahuan dan keterampilan BHD, masyarakat diharapkan lebih siap memberikan pertolongan awal sebelum bantuan medis lanjutan tersedia.
Edukasi BHD bukan kali pertama dilaksanakan oleh Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif FK Unhas. Program serupa telah berjalan selama kurang lebih 10 tahun dan dilaksanakan secara berkala, baik di kawasan CFD maupun melalui kegiatan pengabdian masyarakat di sejumlah daerah.
Selain edukasi BHD, tim juga memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat, meliputi pemeriksaan tekanan darah, denyut nadi, pernapasan, serta kondisi kesehatan secara umum. Layanan ini sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan dan upaya pencegahan masalah kesehatan sejak dini.
Melalui kegiatan ini, Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif FK Unhas terus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi kesehatan, keterampilan pertolongan pertama, akses terhadap pemeriksaan kesehatan, serta kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih sadar, tanggap, dan berdaya dalam menjaga kesehatan diri maupun memberikan pertolongan kepada orang lain.
.