




Makassar, 2 Oktober 2026 – Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) membuka Program CATALYST (Collaborative Advanced Team for Analysis of Literature, Yielding Systematic Reviews and Meta-analysis) Batch 1 Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas dosen dan mahasiswa dalam penelitian berbasis bukti dan sintesis literatur ilmiah.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FK Unhas, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.PD-KGH., Sp.GK., FINASIM. Turut hadir Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni, dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D; Manajer Bidang Perencanaan dan Sumber Daya, dr. Yunialthy Dwia Pertiwi, Ph.D., Sp.MK; serta Manajer Bidang Kemahasiswaan, dr. Ilhamuddin, M.Si., Ph.D, Sp.KJ
Dalam sambutannya, Dekan FK Unhas menekankan pentingnya penguatan kapasitas penelitian sebagai bagian dari peningkatan kualitas akademik dan kontribusi fakultas terhadap pengembangan ilmu kedokteran dan kesehatan.
“Kita tidak hanya ingin menghasilkan publikasi, tetapi juga penelitian yang memiliki dasar metodologis yang kuat dan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kesehatan,” ujarnya.
Program CATALYST menghadirkan Prof. Ir. Andi Dirpan, S.TP., M.Si., Ph.D. sebagai narasumber. Pelatihan berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 dengan fokus pada peningkatan kemampuan peserta dalam melakukan systematic review, narrative review, dan meta-analysis, serta menyusun sintesis bukti secara sistematis.
Melalui program ini, peserta dibekali kemampuan untuk menelusuri, menilai, menganalisis, dan mensintesis literatur ilmiah secara terstruktur. Kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan penelitian dengan landasan metodologis yang kuat sekaligus meningkatkan kualitas karya ilmiah yang berpotensi dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi.
Program CATALYST ditujukan bagi dosen dan mahasiswa FK Unhas yang memiliki minat dalam pengembangan penelitian berbasis kajian literatur dan evidence synthesis. Peserta juga didorong membawa topik atau gagasan penelitian yang dapat dikembangkan selama pelatihan agar proses pembelajaran menghasilkan luaran penelitian yang lebih konkret dan berkelanjutan.
Pelaksanaan CATALYST menjadi bagian dari upaya FK Unhas membangun lingkungan pendidikan dan penelitian yang berkualitas, kolaboratif, serta berorientasi pada penguatan bukti ilmiah. Peningkatan kapasitas sivitas akademika dalam menghasilkan penelitian kesehatan yang relevan diharapkan turut memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Melalui Program CATALYST, FK Unhas terus mendorong tumbuhnya budaya riset yang kolaboratif dan berbasis bukti, sekaligus memperkuat kemampuan sivitas akademika dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi masyarakat.
.