“Optimalisasi Mutu Pendidikan Kepaniteraan Klinik Berdasarkan Kompetensi Dokter Indonesia”
Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Bagian Pendidikan Kedokteran
Sahid Hotel, Makassar 7 – 8 November 2009
Dalam rangka optimalisasi mutu pendidikan kepaniteraan klinik maka bagian pendidikan kedokteran (BPK) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin menyelenggarakan workshop kepaniteraan klinik selama dua hari (7-8 November 2009) bertempat di hotel Sahid Jaya Makassar. Kegiatan ini merupakan upaya pembenahan proses pembelajaran yang selama ini dilaksanakan pada fase kepeniteraan klinik agar benar-benar sesuai dengan standar kompetensi dokter Indonesia. Sebelum pelaksanaan kegiatan ini, sebelumnya telah dilakukan dengar pendapat dan survey terhadap mahasiswa kepaniteraan klinik terkait dengan pengalaman mereka menjalani fase kepaniteraan klinik selama ini. Beberapa keluhan yang ditemukan seperti ketidakjelasan kompetensi yang diharapakan dimiliki, kurangnya interaksi dengan supervisor, banyaknya kegiatan-kegiatan yang tidak berhubungan dengan proses pendidikan, serta sistem evaluasi yang belum objektif dijadikan rekomendasi yang penting dalam workshop ini.
Kegiatan yang dihadiri seluruh Koordinator Pendidikan Mahasiswa (KPM), Ketua Bagian, Sekretaris Bagian . dan menghadirkan narasumber dari Bagian Pendidikan Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) ,dr. Gandes Retno Rahayu,Ph.D serta dipandu oleh moderator Prof.dr.Husein Albar,Sp.A(K) yang sebagai Koordinator Divisi Kepaniteraan Klinik MEU. Dalam pelaksanaan workshop ini diharapkan setiap bagian dapat menyusun panduan dan log book agar pelaksanaan pendidikan kepaniteraan klinik dapat berjalan dengan baik. Dengan adanya buku panduan dan log book maka diharapkan mahasiswa dapat benar-benar mengetahui kompetensi yang harus dimiliki dari setiap bagian.
Hal lain yang diharapkan dari workshop ini adalah perbaikan sistem penilaian pada fase kepaniteraan klinik. Beberapa model penilaian seperti mini-CEX, SOCA dan portofolio direkomendasikan sebagai alternatif penilaian agar evaluasi pengetahuan dan keterampilan mahasiswa kepaniteraan klinik dapat benar-benar dilakukan secara objektif dan akuntabel.
