farmaptr1Jum’at  – Minggu ,  25  – 27 Februari 2011 Fakultas Kedokteran bagian farmakologi  diruang  CSL lantai 2 diadakan  Lokakarya Penggunaan Obat Secara Rasional dihadiri oleh dokter muda yang berasal dari Makassar dan daerah lain.
Lokakarya ini  diselenggarakan dalam tiga tahap , tahap I : 25-27 Februari 2011 ; tahap II : 24 – 26 Juni 2011 ; tahap III : 21 – 23 Oktober 2011.
Farmakologi adalah ilmu tentang  interaksi antara obat, sistem, dan proses hidup untuk kepentingan diagnosis, pencegahan, perawatan, dan pengobatan penyakit.
Sejalan dengan perkembangan ilmu kedokteran tentang produk penelitian yang  menimbulkan beraneka ragam informasi  yang kabur  antara benar dan salah.
farmarrbtOleh  ketua panitia penyelenggara Prof. dr. Peter Kabo,Ph.D, SpFK,SpJP, menyatakan  dengan banyaknya  informasi dari berbagai sumber menyebabkan dokter kesulitan mendapatkan informasi penggunaan obat secara  rasional , sehingga menimbulkan masalah penggunaan obat yang lebih banyak dari yang diperlukan, tidak berhubungan dengan diagnosis, obat mahal yang tak perlu dan penggunaan antibiotik  yang tidak sesuai.Hal ini menyebabkan pengobatan menjadi tidak efektif dan menimbulkan efek samping  bagi pasien yang bias menyebabkan kematian.


Adapun materi kegiatan adalah obat obat kardiovascular (Prof.dr.Peter Kabo,Ph.D,SpFK,Sp.JP); Obat Neuro-Psikiatri (dr.Danny Suwandi,Ph.D) ; Antibiotik ( DR.dr. Fatmawati Baharuddin, M.Kes) ; Obat Gastro-Intestinal (dr. Paulus Kurnia,M.Kes) , Penyakit Kulit (dr. Yanti Leman,M.Kes, Sp.KK) dan cara Penulisan Resep (Drs. William Kondar,M.Sc,Apt / Dra. Uslam,M.Kes.
Peserta lokakarya yang hadir sedianya terbatas pada jumlah dokter muda yang baru saja lulus ternyata melebihi target yang diharapkan semoga apa yang menjadi tujuan diadakan lokakarya ini untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada dokter dokter muda untuk memperoleh pengetahuan mengenai cara memilih obat yang tepat berdasarkan Evidence Based Medicine (EBM), efek farmakologis dan pengalaman pakar serta mempelajari efek samping obat, interaksi obat, farmakoepidemiologi dan farmakoekonomik sehingga dapat mempraktekkan peresepan obat secara rasional dapat tepat guna dan efektif.  (10RI_FEB11)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *