
Kamis, 1 Desember 2011, jam 10.00 Wita bertempat di Gedung Auditorium Prof. Dr.A.Amiruddin Fakultas Kedokteran Unhas diadakan pembacaan pidato inagurasi , atau pengukuhan sebagai anggota Akademik lmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) sebagai wadah tempat berkumpulnya ilmuwan yang berprestasi , Prof. dr. Irawan Yusuf, Ph.D membacakan pidato pengukuhannya yang bertopik ” Gen, kultur dan Pembangunan”.
Gen, Kultur dan Pembangunan saling berkaitan satu sama lain dalam peranan kemampuan manusia bertahan dan beradaptasi dengan perubahan lingkungannya.
Manusia mempunyai kurang lebih 25.000 gen yang mengatur fungsi tubuh melalui protein. Gen gen tersebut menyandi 100.000 protein, kalau satu protein menyandi satu fungsi maka manusia mempunyai lebih dari 100 fungsi. Dalam rangka pemikiran genetik manusia dapat melakukan apa saja sepanjang terprogram didalam gennya, dengan kata lain manusia dapat berusaha dan mengharapkan apapun sepanjang hal itu tidak melawan takdirnya. Semua tergantung pada gen gen dalam sel manusianya apakah Gen’nya lagi On ataukah lagi Off untuk membedakan kemampuan seorang manusia dengan manusia lainnya.
Rasa syukur hidup dan tumbuh karena kasih sayang Tuhan , membuat manusia kadang tidak sadar mempunyai kemampuan yang tidak terlihat, muncul sifat sifat terpendam akibat tombol genetik yang sedang On atau sedang beraktifitas.
Peranan gen , kultur dan pembangunan adalah tanda kehidupan bersifat material dan secara psikologis adalah mekanisme kesimbangan yang membedakan pembangunan pada masyarakat yang menganut individualisme yang tinggi maupun koletivisme yang tinggi seperti Negara Eropa,Amerika, Jepang serta Cina yang mempunyai sifat positif dan inovatif memajukan bangsanya.
Bagaimana peran gen – gen masyarakat Indonesia mengaktifkan potensi dasar dalam mengembangkan bangsanya? Prof. dr. Irawan Yusuf,Ph. D optimis bangsa Indonesia sama potensinya dengan negara negara lain apalagi dengan didukung sumber daya alam yang berlimpah, jumlah penduduk yang besar tinggal meng’on kan lingkungan yang optimal mulai dari keluarga, institusi pendidikan dan masyarakat (khususnya masyarakat profesi) dari human resources menjadi human capital.
Adapun diakhir pidato Inagurasi beberapa catatan penting dari bahan diskusi mengenai perilaku masyarakat iIndonesia yang sebagian berbudaya koruptor, batasan ilmu pengetahuan mengenai gen dengan agama,Disparitas ekonomi , dan masih banyak aspek lainnya merupakan bahan pemikiran nantinya untuk menyalakan gen gen lainnya.
Selamat atas pengukuhannya sebagai anggota Akademik lmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) . (10RI_Des11)