husni1Bertempat diAuditorium A.Amiruddin  , Sabtu 02 Februari 2013 dihadiri para petinggi Universitas Hasanuddin  yang merupakan husni3sahabat sahabat dan saudara  teman sejawat  baik dari  Jepang maupun dari berbagai daerah di Indonesia.
Testimoni  dari Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin,  Prof. dr. Irawan Yusuf yang sangat mengesankan  tentang  doa dan peran orang tua dari  seorang Prof.dr.A. Husni Tanra  serta  keberhasilan beliau sebagai ilmuwan yang  memberi motivasi  meraih keberhasilan , melalui proses yang panjang  dengan kemauan keras dapat   menjadi inspirasi bagi kaum muda sebagai generasi berikutnya  khususnya                                                           dosen dosen muda anestesi.

Rasa terima kasih dihaturkan pula dengan memberi selamat  telah turut serta mengembangkan ilmu anestesi sehingga ada sebutan husni 5khusus dari  Rektor Universitas Hasanuddin , Prof.Dr.A.Idrus Paturusi yang mengakui Prof.dr.A. Husni Tanra kelihatan lebih muda karena keikhlasan bekerja  dan menyebutnya The Real Professor.
Hanya ada dua peristiwa Pidato Purnabakti yang terselenggara sampai saat ini di Universitas Hasanuddin dan  salah satu pidato purnabakti yang berjudul  “Nyeri  yang masih  menyisakan misteri” dari Prof.dr.A. Husni Tanra  .
Dalam proses menyibak misteri nyeri beliau mengambil persamaan dengan rasa cinta,hanya saja misteri tentang nyeri  mulai terungkap seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan ada obatnya sedangkan rasa cinta masih merupakan misteri dan aneh.
husni4Diakhir pidatonya  Ketua Bagian Anestesi  Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin periode akhir jabatannya ini terasa agak nyeri mengungkap fenomena yang terjadi dizaman yang modern dimana dengan pembangunan dan kemajuan tekhnologi  merubah spirit yang menjiwai pendidikan kedokteran. Harapan beliau kiranya spirit persaudaraan, semangat kerjasama,dan saling menghargai antara dosen dan mahasiswa,mahasiswa satu dan lainnya harus ditanamkan sejak awal karena kedepannya mahasiswa akan menjadi teman sejawat, bagaimana kalau ada mahasiswa yang tidak mengenali temannya sendiri ataupun dosennya? Mahasiswa kedokteran harus mencintai kampusnya sendiri, Universitas bukan kompleks untuk mencari uang tetapi wadah untuk mencerdaskan bangsa.
Rasa terima kasih banyak dihaturkan dan salut akan semangat dan kemauan keras dari seorang Prof.dr.A. Husni Tanra , semoga apa yang telah diberikan dalam pengabdiannya  dapat menjadi tauladan dan memberi makna bagi kemaslahatan orang banyak khususnya bagi para mahasiswa,dosen, dokter,dan civitas akademika Universitas Hasanuddin. (10RI_feb13)

Last Updated (Wednesday, 06 February 2013 04:38)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *